Home Berita Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Sempat Tembus Rp 140.000/kg
BeritaNasional

Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Sempat Tembus Rp 140.000/kg

Share
Share

Pemuja.com – Harga cabai rawit merah di Indonesia kembali mencatat lonjakan tajam menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga cabai rawit merah rata-rata mencapai sekitar Rp 95.500 per kilogram di pasar tradisional seluruh Indonesia pada Jumat (20/2/2026). Angka ini menunjukkan tren kenaikan bila dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.

Lonjakan harga ini bahkan terlihat di sejumlah lokasi di ibu kota dan sekitarnya, di mana cabai rawit merah diperdagangkan pada kisaran Rp 120.000 hingga Rp 140.000 per kilogram di beberapa pasar.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian pasar masih mencatat harga yang jauh lebih tinggi dari rata-rata nasional.


Faktor Penyebab Kenaikan Harga

Para pelaku pasar dan petani menyebut beberapa faktor penyebab utama kenaikan harga cabai rawit merah menjelang Ramadan.

Salah satunya adalah cuaca ekstrem dan musim penghujan yang terus-menerus selama beberapa pekan terakhir, yang dinilai mengganggu pasokan dan distribusi komoditas cabai dari sentra produksi ke pasar.

Kondisi ini menyebabkan stok yang tersedia di tingkat pedagang menipis dan berujung pada lonjakan harga.

Selain itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa kenaikan harga cabai rawit terjadi di ratusan daerah di seluruh Indonesia, menunjukkan tren yang meluas dan konsisten di banyak kabupaten/kota.

Data BPS memperlihatkan peningkatan harga sekitar lebih dari 16 persen pada pekan kedua Februari 2026 dibanding periode sebelumnya.


Komitmen Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Harga

Menanggapi lonjakan harga tersebut, berbagai langkah telah diambil pemerintah untuk memastikan ketersediaan pasokan dan menstabilkan harga bahan pokok menjelang Ramadan.

Kementerian Pertanian memastikan bahwa stok cabai nasional berada dalam kondisi surplus dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 H / 2026 Masehi.

Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan pasokan pangan strategis tetap tersedia.

Selain itu, pemerintah melalui Perum Badan Urusan Logistik bersama Tim Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional besar seperti Pasar Minggu dan Pasar Jatinegara di Jakarta.

Dalam inspeksi tersebut, Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengingatkan pedagang untuk tidak memanfaatkan momentum Ramadan untuk menaikkan harga secara tidak wajar dan agar menjaga harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat.

Rizal menegaskan bahwa tujuan utama sidak tersebut adalah memastikan masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga wajar, terutama untuk mereka yang berpenghasilan rendah.

Pemerintah juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan asosiasi petani dan pelaku usaha untuk menurunkan harga cabai ke level yang lebih normal.


Implikasi dan Harapan ke Depan

Lonjakan harga cabai rawit merah menghadirkan tantangan baru di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas harga pangan menjelang periode konsumsi tinggi seperti Ramadan dan Idul Fitri.

Fenomena kenaikan harga ini kerap disebut sebagai inflasi musiman yang biasanya terjadi setiap tahun ketika permintaan meningkat sementara pasokan tertekan, dan sering dipengaruhi oleh faktor cuaca dan distribusi.

Pemerintah berharap bahwa dengan langkah-langkah yang diambil seperti peningkatan pasokan, pengawasan harga di pasar, serta koordinasi dengan pelaku usaha terkait, harga cabai rawit merah dapat turun dan kembali ke rentang yang lebih wajar menjelang puncak konsumsi masyarakat.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Prancis, Norwegia, dan Meksiko Melaju, Siapa Selanjutnya di Pertandingan Kamis Besok?

Pemuja.com – Babak gugur Piala Dunia 2026 semakin menyajikan persaingan yang ketat. Setelah sejumlah tim unggulan berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar...

Resmi! Pertamina Turunkan Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite

Pemuja.com – PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai Rabu, 1 Juli 2026 pukul 00.00...

Related Articles

Prancis vs Spanyol, Final Yang Datang Terlalu Cepat di Piala Dunia 2026

Pemuja.com – Perjalanan panjang Piala Dunia 2026 kini memasuki babak penentuan. Dari...

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Tahun Ini

Pemuja.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menargetkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang...

Kapolri Tegaskan Polri dan Kejaksaan Tak Bermasalah

Pemuja.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan hubungan antara Polri dan...

Fakta di Balik PMMP yang Terlilit Utang Rp2,86 Triliun dan Dikaitkan dengan Kaesang

Pemuja.com – Nama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, kembali...