Home Berita Iran Serang Kilang Minyak Bahrain, Apa Penyebabnya?
BeritaInternasional

Iran Serang Kilang Minyak Bahrain, Apa Penyebabnya?

Share
Share

Pemuja.com – Iran dilaporkan melancarkan serangan terhadap fasilitas kilang minyak utama di Bahrain di tengah eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah. Serangan tersebut memicu kebakaran besar di kompleks kilang dan mengganggu operasi energi negara tersebut.

Target serangan adalah fasilitas kilang milik perusahaan energi negara Bahrain, Bapco, yang terletak di kawasan industri Al-Ma’ameer dan Sitra. Serangan tersebut menyebabkan kebakaran besar di area kompleks kilang serta kerusakan material pada fasilitas industri.

Kilang Minyak Terbakar dan Operasi Terganggu

Setelah serangan terjadi, perusahaan energi Bahrain Bapco Energies mengumumkan status force majeure pada operasi dan pengiriman minyaknya. Status ini berarti perusahaan dapat menangguhkan kewajiban kontrak karena situasi luar biasa seperti perang atau serangan militer.

Baca Juga : Kilang Minyak Iran Diserang AS–Israel, Teheran Hujan Asam

Kilang tersebut merupakan satu-satunya fasilitas pemrosesan minyak utama di Bahrain dan memiliki kapasitas produksi hingga sekitar 380.000 barel per hari. Kebakaran akibat serangan menyebabkan gangguan pada sebagian operasi energi negara itu.

Meski demikian, pemerintah Bahrain menyatakan bahwa kebutuhan bahan bakar domestik masih dapat dipenuhi melalui rencana darurat yang telah disiapkan sebelumnya.

Iran Menargetkan Infrastruktur Energi di Teluk

Serangan terhadap Bahrain bukan kejadian tunggal. Iran juga dilaporkan menyerang sejumlah fasilitas energi di negara-negara Teluk lainnya, termasuk Qatar dan Kuwait. Serangan ini menargetkan infrastruktur energi strategis di kawasan tersebut.

Para analis menilai langkah ini merupakan bagian dari strategi Iran untuk menekan negara-negara yang dianggap mendukung operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Infrastruktur energi dipilih karena merupakan aset ekonomi paling penting bagi negara-negara Teluk.

Raja Bahrain kutuk serangan Iran ke wilayahnya

Faktor Politik dan Militer di Balik Serangannya Iran

Ada beberapa alasan utama mengapa Iran menyerang fasilitas energi di Bahrain:

1. Balasan terhadap serangan AS dan Israel
Serangan ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran pada akhir Februari 2026. Iran kemudian melakukan serangan balasan ke berbagai target di kawasan.

2. Bahrain menjadi sekutu dekat AS
Bahrain merupakan salah satu sekutu utama Amerika Serikat di kawasan Teluk. Negara ini juga menjadi lokasi pangkalan Armada Kelima Angkatan Laut AS, yang memiliki peran penting dalam operasi militer di Teluk Persia.

3. Tekanan terhadap pasar energi global
Dengan menyerang fasilitas energi di kawasan Teluk, Iran dapat memicu gangguan pasokan minyak global. Hal ini berpotensi menaikkan harga minyak dunia dan memberikan tekanan ekonomi pada negara-negara Barat.

Dampak terhadap Pasar Energi Dunia

Serangan terhadap kilang minyak Bahrain langsung memicu kekhawatiran di pasar energi global. Harga minyak mentah dunia dilaporkan melonjak hingga di atas 110 dolar per barel setelah serangan terhadap fasilitas energi di kawasan Teluk.

Para analis memperingatkan bahwa jika konflik terus meluas dan lebih banyak fasilitas energi di Teluk menjadi target, maka pasokan minyak global bisa terganggu secara signifikan.

Dengan meningkatnya serangan terhadap infrastruktur energi, kawasan Teluk kini menghadapi risiko gangguan energi terbesar dalam beberapa dekade terakhir.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

IHSG Anjlok Lagi ke Level 4.900-an, Efek MSCI Masih Menghantui

Pemuja.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan hebat pada perdagangan Senin (19/10/2026). Indeks saham Indonesia itu merosot ke level 4.900-an...

Refleksi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi dan Bencana Jadi Ujian

Pemuja.com – Dua tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalankan pemerintahan. Namun, waktu tersebut juga belum tentu cukup untuk menyelesaikan seluruh persoalan bangsa....

Related Articles

Como Menggila! Bantai Lens 9-1 di Liga Champions

Pemuja.com – Luar biasa! Como 1907 semakin mengguncang sepak bola Eropa. Setelah...

SBY Resah Politik Indonesia Makin Liar, Singgung Konflik Elite

Pemuja.com – Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan keresahannya...

Abdul El-Sayed Cetak Sejarah Jadi Senat Muslim Pertama AS

Pemuja.com – Sejarah baru tercipta dalam politik Amerika Serikat. Abdul El-Sayed berhasil...

Jokowi Tunjukkan Ijazah S1 UGM di Sidang Roy Suryo

Pemuja.com – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah asli miliknya...