Pemuja.com – Pemerintah Arab Saudi mengumumkan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Otoritas setempat mencatat sebanyak 1.707.301 jemaah dari berbagai negara telah menunaikan rukun Islam kelima tersebut sepanjang musim haji tahun ini.
Data resmi yang dirilis otoritas statistik Arab Saudi menunjukkan mayoritas peserta haji berasal dari luar negeri. Dari total jemaah, sebanyak 1.546.655 orang merupakan jemaah internasional, sementara 160.646 orang lainnya berasal dari dalam negeri Arab Saudi.
Jemaah Haji dari 165 Negara
Penyelenggaraan haji tahun ini kembali menunjukkan besarnya skala ibadah yang menjadi salah satu pertemuan keagamaan terbesar di dunia. Jemaah internasional yang datang ke Tanah Suci tercatat berasal dari 165 negara.
Berdasarkan statistik yang dipublikasikan otoritas Saudi, jumlah jemaah laki-laki mencapai 893.396 orang, sedangkan jemaah perempuan berjumlah 813.905 orang.
Transportasi udara masih menjadi moda utama kedatangan jemaah. Sebanyak 1.485.729 jemaah tiba melalui jalur udara, sementara 54.429 orang masuk melalui jalur darat dan 6.497 orang melalui jalur laut.

Didukung Ratusan Ribu Petugas
Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah, Arab Saudi mengerahkan 441.049 petugas dan pekerja yang didukung oleh 26.701 relawan. Mereka bertugas menangani berbagai aspek layanan mulai dari keamanan, kesehatan, transportasi, hingga pengelolaan arus jemaah di lokasi-lokasi utama haji.
Pemerintah Saudi juga mengoptimalkan program Makkah Route Initiative yang memungkinkan jemaah menyelesaikan proses imigrasi dan pemeriksaan dokumen sejak di negara asal. Tahun ini, program tersebut dimanfaatkan oleh 388.694 jemaah.

Bukti Keberhasilan Modernisasi Haji
Otoritas Arab Saudi menilai peningkatan jumlah jemaah menjadi bukti keberhasilan modernisasi layanan haji yang terus dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Digitalisasi layanan, sistem manajemen kerumunan yang lebih canggih, serta koordinasi lintas sektor dinilai mampu menjaga kelancaran pelaksanaan ibadah meski jumlah peserta terus meningkat.
Keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini juga terlihat dari stabilnya kondisi kesehatan jemaah dan tidak adanya ancaman kesehatan besar selama musim haji berlangsung. Sistem layanan kesehatan yang disiapkan pemerintah Saudi disebut mampu mengantisipasi berbagai risiko di tengah jutaan jemaah yang berkumpul di Tanah Suci.
Dengan total lebih dari 1,7 juta jemaah, haji 2026 menjadi salah satu penyelenggaraan ibadah haji terbesar dalam beberapa tahun terakhir sekaligus menegaskan kapasitas Arab Saudi dalam mengelola kegiatan keagamaan berskala global. Bagaimana dengan penyelenggaraan haji dari Indonesia?
Baca Artikel Lainnya :
- Jokowi Siap Turun ke Daerah (Lagi), Politik 2029 Mulai Terasa
- Final Liga Champions 2026, PSG Arsenal Siap Hibur Budapest
- Hamas Kecam Rencana Israel Kuasai 70% Wilayah Gaza
- Pemerintah Arab Saudi : Haji 2026 Sukses, Jemaah Tembus 1,7 Juta
- Kemacetan Parah di Lenteng Agung Akibat Jalan Ambles Arah Depok
Leave a comment