Home Berita Iran Sebut MoU Perdamaian dengan AS Merupakan Kekalahan Amerika
BeritaInternasional

Iran Sebut MoU Perdamaian dengan AS Merupakan Kekalahan Amerika

Share
Share

Pemuja.com – Iran menilai nota kesepahaman (MoU) perdamaian dengan Amerika Serikat sebagai tanda kegagalan Washington mencapai tujuannya melalui jalur konflik. Teheran bahkan menyebut kesepakatan tersebut sebagai deklarasi kekalahan Amerika Serikat.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, saat berkunjung ke Baku, Azerbaijan, Rabu (24/6/2026).

Menurut Ghalibaf, MoU yang dikenal sebagai “Kesepahaman Islamabad” lahir dari keteguhan Iran selama menghadapi tekanan dan konflik. Ia menegaskan kesepakatan itu bukan hasil intimidasi atau paksaan pihak luar.

“Kesepahaman Islamabad bukan berasal dari tekanan atau paksaan. Kesepakatan ini merupakan hasil perlawanan dan kewibawaan bangsa Iran,” kata Ghalibaf, dikutip Anadolu.

Ia menambahkan bahwa MoU tersebut dapat dipandang sebagai deklarasi kekalahan Amerika Serikat dalam konflik yang terjadi sebelumnya.

Iran Dorong Keamanan Kawasan

Dalam pidatonya, Ghalibaf juga menyoroti pentingnya kemandirian negara-negara Timur Tengah dalam menjaga keamanan kawasan.

Menurut dia, keamanan regional harus dibangun melalui kerja sama antarnegara di kawasan. Kehadiran kekuatan asing dinilai tidak membantu menciptakan stabilitas jangka panjang.

Ia menilai pangkalan militer negara-negara luar di Asia Barat justru menjadi salah satu penyebab meningkatnya ketegangan. Karena itu, Iran terus mendorong pengurangan pengaruh militer asing di kawasan.

Ghalibaf mengatakan masa depan Timur Tengah harus dibangun melalui dialog, kerja sama, dan hubungan yang saling menguntungkan.

Soroti Konflik Lebanon

Selain membahas hubungan Iran dan Amerika Serikat, Ghalibaf juga menyinggung situasi di Lebanon.

Ia meminta agar serangan dan pendudukan Israel di wilayah selatan Lebanon segera dihentikan. Menurutnya, perdamaian di Lebanon memiliki arti penting bagi stabilitas kawasan.

Ghalibaf menegaskan Iran tidak akan meninggalkan sekutu-sekutunya saat menghadapi tekanan maupun konflik. Karena itu, penghentian perang di Lebanon disebut sama pentingnya dengan berakhirnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Isi Kesepakatan Iran dan Amerika Serikat

Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan serta menghentikan berbagai bentuk blokade di kawasan Teluk.

Berdasarkan rincian yang dipublikasikan media resmi Iran, Washington akan membuka akses terhadap dana Iran yang sebelumnya dibekukan. Amerika Serikat juga disebut akan mengakhiri pembatasan terhadap kapal dan pelabuhan Iran.

Sebagai bagian dari kesepakatan, Iran berkomitmen membantu memulihkan lalu lintas maritim di Teluk Persia dan Teluk Oman. Teheran juga menegaskan tidak akan memproduksi maupun memperoleh senjata nuklir.

Kesepakatan tersebut menjadi langkah penting dalam upaya meredakan ketegangan antara kedua negara. Hubungan Iran dan Amerika Serikat sebelumnya sempat memanas akibat konflik yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Sayembara Ditutup, Denny Indrayana Tegas Gugat Gibran ke MK

Pemuja.com – Persoalan ijazah Gibran Rakabuming Raka, sang Wakil Presiden, kini memasuki babak baru. Denny Indrayana akhirnya menepati langkah yang sebelumnya telah ia...

Karhutla Mengkhawatirkan, Ribuan Hotspot Terdeteksi di Kalimantan dan Sumatera

Pemuja.com – Masalah kebakaran hutan masih menjadi momok utama saat ini. Berdasarkan update data dari BMKG pada Jumat, 11 September 2026, konsentrasi titik...

Related Articles

Netanyahu Berpidato, Puluhan Negara Walk Out Termasuk Indonesia

Pemuja.com – Ruang Sidang Umum PBB mendadak dipenuhi kursi kosong ketika Perdana...

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Dunia Seni Indonesia Berduka

Pemuja.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Soekarno. Guruh Soekarnoputra, seniman dan...

Vonis Nadiem Makarim Dipangkas Jadi 9 Tahun, Hanya Berkurang 1 Tahun

Pemuja.com – Hukuman mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem...

Komisi III DPR Minta Usut Tuntas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Pemuja.com – Komisi III DPR RI meminta temuan fasilitas mewah di Lapas...