Home Berita 200 Personel TNI-Polri Disiagakan Usai Bentrokan di Menteng
BeritaKriminalNasional

200 Personel TNI-Polri Disiagakan Usai Bentrokan di Menteng

Share
Share

Pemuja.com – Aparat gabungan TNI dan Polri mengerahkan sekitar 200 personel untuk mengamankan kawasan Jalan Tambak, Menteng, hingga Matraman, Jakarta Pusat, pada Senin (27/7).

Pengamanan dilakukan guna mengantisipasi bentrokan susulan setelah kericuhan yang pecah sehari sebelumnya menewaskan satu orang.

Aparat juga melakukan patroli dan penjagaan di sejumlah titik yang dianggap rawan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Berawal dari Warung Nasi Uduk

Berbagai versi muncul mengenai penyebab bentrokan ini. Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian dan keterangan warga, keributan bermula pada Minggu (26/7) pagi di kawasan Matraman Dalam.

Seorang anggota dari sekelompok orang diduga membeli nasi uduk di sebuah gerobak milik pedagang setempat, namun pergi tanpa membayar. Pedagang kemudian menegur pelaku, tetapi teguran tersebut justru memicu adu mulut.

Tidak lama kemudian, kelompok tersebut kembali ke lokasi dan diduga merusak gerobak nasi uduk milik pedagang. Aksi itu memancing reaksi warga sekitar yang berusaha membantu korban sehingga ketegangan semakin meningkat.

Namun versi lain muncul dari pedagang nasi uduk itu sendiri, penyebabnya karena adanya oknum dari satu kelompok memainkan gas sepeda motor dengan knalpot bising di depan warung nasi uduk dan ditegur oleh pembeli nasi uduk.

Karena tidak terima mereka kembali membawa kelompoknya dan merusak dagangan nasi uduk bahkan sampai melakukan sweeping sehingga menimbulkan balasan dari warga setempat.

Bentrokan Menteng Meluas

Keributan kemudian berkembang menjadi bentrokan terbuka. Polisi menyebut sekitar 40 orang yang mengendarai kurang lebih 20 sepeda motor diduga terlibat dalam penyerangan ke kawasan tersebut.

Aksi saling serang dan lempar batu kemudian meluas hingga Jalan Tambak, Menteng. Warga yang berada di lokasi melakukan perlawanan sehingga bentrokan tidak dapat dihindari. Dalam aksi saling serang tersebut, bangunan mess di lokasi sempat hangus terbakar.

Polisi yang menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB langsung menerjunkan personel, termasuk Brimob, untuk mengendalikan situasi.

Ramai di sosial media, 1 kelompok dini hari tadi bahkan menggeruduk Polres Menteng untuk menuntut penegakan hukum atas korban yang tewas. Mereka bahkan bersuara keras kepada para petugas yang berjaga yang terkesan hanya diam saja.

Satu Orang Tewas, Korban Lain Masih Dirawat

Akibat bentrokan tersebut, dua orang mengalami luka serius dan dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Namun, satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia saat menjalani penanganan medis.

Selain korban jiwa, polisi juga mengamankan sejumlah orang untuk dimintai keterangan guna mengungkap peran masing-masing dalam insiden tersebut. Hingga kini, penyidik masih mendalami penyebab pasti bentrokan serta memburu pihak-pihak yang diduga menjadi provokator.

Penjagaan  Pasca Bentrokan di Menteng

Pengamanan Diperketat

Sebagai langkah antisipasi, sebanyak 200 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan di sepanjang ruas Jalan Tambak, Menteng, hingga Matraman.

Pengamanan dilakukan melalui patroli rutin, penjagaan di titik-titik rawan, serta koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat. Aparat mengimbau seluruh warga untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu yang beredar dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada pihak kepolisian.

Polisi menegaskan penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam bentrokan maut tersebut.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

Kasus Tanah Summarecon Memanas, Nusron Dua Kali Absen, Uang Hercules Disita KPK

Pemuja.com – Ada yang menarik dari perkembangan kasus dugaan korupsi pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa...

IHSG Ambruk 11 Persen, Ada Apa dengan Pasar Modal Indonesia?

Pemuja.com – Hari kelam dialami pasar saham Indonesia pada Jumat, 16 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas hingga 11,4 persen....

Related Articles

Bitcoin Anjlok ke US$78 Ribu Usai Binance Diretas Rp100 Triliun

Pemuja.com – Harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam hingga menyentuh kisaran US$78.000...

BNPB : Titik Karhutla Papua Selatan Menurun 78%

Pemuja.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca...

Mengejutkan! Netanyahu Gagal Raih Mayoritas di Pemilu Israel

Pemuja.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadapi tantangan politik setelah koalisi...

KPK Usut Dugaan Kickback Vendor kepada Oknum BNPB

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pemberian imbal balik atau...