Home Berita 112 Korban Serangan Israel Dimakamkan Massal di Gaza
BeritaInternasional

112 Korban Serangan Israel Dimakamkan Massal di Gaza

Share
Share

Pemuja.com – Ribuan warga Palestina memadati kawasan Sabra, Kota Gaza, untuk mengikuti salat jenazah dan pemakaman massal 112 korban serangan Israel. Prosesi tersebut disebut sebagai salah satu pemakaman terbesar yang pernah digelar di Palestina sejak konflik di Jalur Gaza pecah pada 2023.

Ratusan pelayat memenuhi lokasi pemakaman dengan suasana duka yang mendalam. Seluruh jenazah dibungkus kain kafan dan bendera Palestina sebelum disalatkan secara berjamaah. Banyak warga menilai prosesi itu menjadi simbol besarnya kehilangan yang dialami masyarakat Gaza akibat perang yang berkepanjangan.

Korban Berasal dari Dua Keluarga Besar

Sebanyak 112 jenazah yang dimakamkan merupakan anggota keluarga besar Al Hasayneh dan Abu Sharia. Mereka menjadi korban serangan udara Israel yang menghancurkan rumah-rumah tempat mereka berlindung pada 23 November 2023.

Menurut laporan, serangan tersebut merobohkan beberapa bangunan tempat keluarga besar itu berkumpul. Sebagian korban telah dimakamkan sebelumnya, namun ratusan lainnya masih tertimbun reruntuhan selama hampir tiga tahun sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.

Evakuasi Berlangsung Selama 17 Hari

Tim pertahanan sipil Gaza membutuhkan waktu sekitar 17 hari untuk mengevakuasi jasad para korban dari bawah puing bangunan yang hancur. Proses pencarian dilakukan secara hati-hati karena kondisi jenazah yang telah lama tertimbun.

Identifikasi korban dilakukan menggunakan berbagai metode, termasuk ciri fisik, pakaian, perhiasan, hingga catatan medis yang dimiliki keluarga. Upaya itu melibatkan puluhan petugas dan keluarga korban untuk memastikan identitas setiap jenazah.

Ribuan Pelayat Iringi Pemakaman

Setelah salat jenazah, ribuan warga mengantarkan para korban menuju kompleks pemakaman. Iring-iringan berlangsung di tengah puing-puing bangunan yang hancur akibat perang.

Sejumlah anggota keluarga yang selamat mengaku prosesi tersebut kembali membuka luka lama karena kehilangan banyak kerabat dalam satu serangan. Mereka berharap seluruh korban yang masih tertimbun reruntuhan dapat segera ditemukan dan dimakamkan secara layak.

Masih Banyak Korban Tertimbun

Otoritas pertahanan sipil Gaza menyatakan masih banyak jenazah yang belum dapat dievakuasi karena keterbatasan alat berat dan akses menuju sejumlah wilayah yang masih berada di bawah kontrol militer Israel.

Petugas memperkirakan proses pencarian di lokasi-lokasi lain dapat memakan waktu berbulan-bulan apabila peralatan yang dibutuhkan tidak segera tersedia. Hingga kini, ribuan orang diyakini masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan akibat perang yang berlangsung sejak 2023.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Penutupan Bandara Soetta Molor Lagi, Penumpang Harus Tunggu hingga 17.30 WIB

Pemuja.com – Harapan calon penumpang untuk kembali terbang siang ini kembali tertunda. Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga Minggu (6/9/2026) siang belum dibuka setelah penutupan...

Kopdes Mulai Bayar Utang September, Kok Desa yang Menanggung?

Pemuja.com – Program Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih kembali menjadi sorotan. Bukan hanya soal pembangunan koperasi di berbagai daerah, tetapi kini terkait...

Related Articles

Kantor Summarecon Bogor Digeledah KPK, Akankah Menyeret Sang Menteri?

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bergerak dalam penyidikan dugaan suap...

Update Hari ke-9 KM Virgo 8 Tenggelam, 123 Korban Masih Dicari

Pemuja.com – Berita terbaru datang dari pencarian korban KMP Virgo Transport 8...

AI Kini Punya Tubuh, Pameran Robot China Buktinya

Pemuja.com – Perkembangan robot berbasis kecerdasan buatan atau AI semakin cepat. Saat...

Utang Warisan Krisis 1998 Rp640 Triliun Dinyatakan Lunas

Pemuja.com – Pemerintah Indonesia akhirnya menyelesaikan seluruh kewajiban surat utang yang diterbitkan...