Home Berita 512 Santri Sidoarjo Keracunan MBG, BGN Ungkap Penyebabnya
BeritaNasional

512 Santri Sidoarjo Keracunan MBG, BGN Ungkap Penyebabnya

Share
Share

Pemuja.com – Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami dugaan keracunan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut sebanyak 512 orang terdampak dalam insiden tersebut. Dari jumlah itu, 80 orang masih menjalani perawatan, 312 orang telah diperbolehkan pulang, sedangkan 120 lainnya masih dalam observasi.

BGN Ungkap Penyebab Keracunan

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana, mengungkap adanya dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dalam proses distribusi makanan MBG.

Menurut Ketut, makanan seharusnya langsung didistribusikan maksimal empat jam setelah selesai dimasak. Namun, dalam kasus Sidoarjo, makanan diduga berada di luar batas waktu tersebut.

Kondisi itu dinilai dapat meningkatkan risiko makanan mengalami penurunan kualitas. Terlebih, makanan MBG tidak menggunakan bahan pengawet sehingga lebih mudah mengalami pembusukan apabila terlalu lama berada dalam kondisi yang tidak sesuai.

“Seharusnya itu loading empat jam selesai dari masak langsung dibagikan. Tapi faktanya di lapangan lebih dari empat jam,” kata Ketut.

BGN menilai ketidakdisiplinan dalam proses distribusi menjadi salah satu faktor penting yang perlu dievaluasi.

Baca Juga : Menteri Kebudayaan : Perbaikan Desa Adat Sade Butuh Rp30 Miliar

Makanan Dikirim Sekitar Pukul 11.00 WIB

Berdasarkan laporan mengenai kronologi kejadian, menu MBG yang dikonsumsi para santri antara lain nasi putih, telur orak-arik, tumis buncis baby corn, tempe bumbu Bali, dan buah apel.

Makanan tersebut mulai didistribusikan sekitar pukul 10.00-11.00 WIB. Para santri kemudian mengonsumsi makanan tersebut secara bertahap karena sebagian masih menjalani kegiatan di pesantren. Keluhan kesehatan mulai muncul pada sore hingga malam hari.

Sejumlah korban mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, lemas hingga gangguan pencernaan. Para santri kemudian mendapat penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan di Sidoarjo.

SPPG Disanksi Berat

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BGN menjatuhkan sanksi suspend berat selama 30 hari kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidoarjo Talangangin Kalitengah yang memasok makanan MBG.

BGN juga mengusulkan pencopotan kepala SPPG tersebut sebagai bentuk evaluasi atas kejadian yang menimpa ratusan santri.

Selain pemberian sanksi, BGN bersama Dinas Kesehatan masih melakukan investigasi untuk memastikan faktor penyebab keracunan. Pemeriksaan laboratorium juga dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat kontaminasi pada makanan yang dikonsumsi para santri.

BGN Perketat Pengawasan Hindari Tragedi Keracunan

Ketut mengatakan BGN sebenarnya telah menetapkan waktu pengawasan pada titik-titik yang dianggap krusial. Pengawasan dilakukan dua kali sehari, yakni sekitar pukul 17.00 WIB saat bahan makanan tiba dan pukul 02.00 WIB ketika proses memasak berlangsung.

Namun, pelaksanaan di lapangan masih menjadi persoalan. BGN menemukan adanya petugas, kepala SPPG, hingga pihak sekolah yang tidak menjalankan ketentuan waktu distribusi secara disiplin.

Kasus di Sidoarjo pun menjadi perhatian terhadap pelaksanaan program MBG. Evaluasi terhadap rantai pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

Tabrakan Beruntun Kembali Terjadi di Tol Cipularang KM 91, 15 Kendaraan Terlibat

Pemuja.com – Mengerikan, kecelakaan beruntun kembali terjadi di Tol Cipularang arah Jakarta. Kali ini, sebanyak 15 kendaraan terlibat tabrakan di KM 91+900 B,...

81 Pesawat Militer AS Rusak atau Hilang dalam Perang Iran

Pemuja.com – Kabar terbaru dari perang Amerika-Iran, ternyata sedikitnya sudah 81 pesawat militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan hilang atau mengalami kerusakan selama operasi...

Related Articles

IHSG Menguat di Akhir Pekan, Ancaman MSCI Masih Menghantui

Pemuja.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada perdagangan Jumat...

Asap Karhutla Sampai Ke NTT, Ribuan Penerbangan Terganggu

Pemuja.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus memicu gangguan penerbangan di...

Anggota Parlemen Malaysia Tegur Presiden Prabowo, Uniknya Pakai Bahasa Jawa

Pemuja.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan teguran anggota parlemen Malaysia, Kalam...

Vonis Sudewo 8,5 Tahun, Warga Pati Gelar Syukuran

Pemuja.com – Bupati Pati nonaktif Sudewo akhirnya divonis 8 tahun 6 bulan...