Pemuja.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadirkan inovasi baru dalam penyebaran informasi lowongan pekerjaan. Bursa kerja yang biasanya digelar secara langsung di lokasi tertentu, kini disiarkan melalui TikTok Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Program tersebut menjadi cara baru untuk mempertemukan informasi kebutuhan tenaga kerja dengan masyarakat. Pencari kerja dapat mengetahui posisi yang tersedia tanpa harus datang langsung ke lokasi bursa kerja.
Siaran bursa kerja digelar setiap Rabu pukul 09.30 WIB melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial. Pada Rabu, 16 September 2026, pelaksanaannya berlangsung dari Kabupaten Bekasi.
Ratusan Ribu Orang Mengikuti Siaran
Bursa kerja dari Kabupaten Bekasi mendapat perhatian besar. Siaran tersebut ditonton sekitar 268 ribu orang.
Pada kesempatan itu, terdapat 299 posisi yang ditawarkan oleh 15 perusahaan. Lowongan yang tersedia cukup beragam, mulai dari HRD, finance, junior warehouse manager hingga sopir.

Persyaratan pendidikan juga bervariasi. Sejumlah posisi terbuka untuk lulusan SMA dan SMK. Beberapa perusahaan bahkan tidak mensyaratkan pengalaman kerja.
Informasi mengenai posisi, jumlah kebutuhan tenaga kerja dan kualifikasi disampaikan langsung selama siaran.
“Kami akan infokan lowongan kerja di Kabupaten Bekasi termasuk jenis lowongan dan kualifikasi yang dibutuhkan,” kata Dedi, Rabu (16/9/2026).
Pencari kerja selanjutnya dapat mengajukan lamaran melalui platform Nyari Gawe Jabar.
Antusiasme Tinggi Diikuti Sejumlah Keluhan
Tingginya jumlah penonton menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap informasi pekerjaan. Namun, pelaksanaan program ini juga mendapat sejumlah respons dari pelamar di media sosial.
Jumlah lowongan menjadi salah satu hal yang disorot. Ratusan posisi yang tersedia harus diperebutkan oleh jumlah pencari kerja yang jauh lebih besar.
Selain itu, sejumlah pengguna mengeluhkan kendala saat mengakses aplikasi Nyari Gawe. Proses loading yang lama disebut menjadi salah satu persoalan yang dialami pengguna.
Kejelasan status lamaran juga menjadi perhatian. Sebagian pelamar mempertanyakan apakah berkas yang sudah dikirim telah diterima dan sedang diproses atau justru tidak berlanjut.
Persyaratan usia menjadi persoalan lain. Setiap perusahaan memiliki batas usia berbeda sehingga tidak seluruh pencari kerja dapat mengikuti setiap lowongan.
Depok Menjadi Lokasi Berikutnya
Bursa kerja live Jawa Barat akan kembali digelar pada Rabu pekan depan. Kota Depok dijadwalkan menjadi lokasi berikutnya.
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah memanfaatkan media sosial untuk memperluas akses informasi pekerjaan.
Namun, tingginya antusiasme pencari kerja juga menjadi tantangan. Selain menambah kesempatan kerja, kapasitas sistem dan kejelasan proses rekrutmen menjadi faktor yang ikut menentukan efektivitas program tersebut.
Program ini juga mengingatkan kembali pada janji pemerintah untuk menyediakan 19 juta lapangan pekerjaan yang pernah disampaikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Target tersebut tentu tidak cukup hanya dijawab dengan memperbanyak informasi lowongan.
Tantangan sebenarnya adalah menciptakan lapangan kerja baru dalam jumlah besar dan berkelanjutan. Sebab, jika ratusan lowongan saja langsung diperebutkan oleh ribuan hingga ratusan ribu pencari kerja, target 19 juta lapangan pekerjaan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah.
Leave a comment