Home Berita “Lapor Pak Purbaya” Menkeu Buka Jalur Aduan Pajak & Cukai
BeritaBusinessNasional

“Lapor Pak Purbaya” Menkeu Buka Jalur Aduan Pajak & Cukai

Share
Keberanian Purbaya
Keberanian Purbaya
Share

Pemuja.com – Menkeu (Menteri Keuangan) Purbaya Yudhi Sadewa meluncurkan program “Lapor Pak Purbaya”, sebuah kanal aduan publik yang memungkinkan masyarakat melaporkan langsung praktik tak etis oleh oknum petugas pajak dan bea cukai.

Program ini bukan sekadar reformasi teknis ini adalah deklarasi perang terhadap korupsi mikro yang selama ini bersembunyi di balik meja pelayanan.

Misi Menkeu : Bongkar, Bersihkan, Bangun Ulang

Menkeu Purbaya menegaskan,“Petugas salah, kita sikat!” dalam peluncuran program di Kantor Pusat Ditjen Pajak. Pernyataan itu bukan retorika kosong.

Ia menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi aparat yang menyalahgunakan wewenang, melakukan pungli, atau mempermainkan prosedur demi keuntungan pribadi.

Program ini hadir sebagai respons atas meningkatnya keluhan masyarakat terhadap pelayanan fiskal yang tidak transparan dan sering kali intimidatif.

Dengan membuka jalur komunikasi langsung ke pucuk pimpinan, Menkeu ingin menghapus budaya takut dan menggantinya dengan keberanian sipil.

Cara Melapor: Satu Pesan, Satu Tindakan

Masyarakat dapat mengirimkan laporan melalui WhatsApp ke nomor resmi 0822-4040-6600. Laporan bisa berupa:

  • Keluhan pelayanan pajak atau bea cukai
  • Dugaan pungutan liar atau korupsi
  • Intimidasi atau manipulasi prosedur
  • Masalah teknis yang tidak ditangani secara profesional

Setiap laporan akan ditindaklanjuti langsung oleh tim khusus di bawah koordinasi Menkeu. Tidak ada lagi alasan “tidak tahu” atau “bukan wewenang saya”.

Transparansi Menkeu Bukan Sekadar Janji

“Lapor Pak Purbaya” bukan gimmick birokrasi. Ini adalah instrumen kontrol sosial yang menempatkan integritas di atas hierarki. Dengan kanal ini, publik menjadi mitra aktif dalam pengawasan fiskal.

Setiap laporan adalah batu bata dalam pembangunan ulang kepercayaan terhadap institusi negara.

Langkah ini disambut antusias oleh pelaku usaha, akademisi, dan aktivis antikorupsi. Namun, tantangan sesungguhnya adalah konsistensi.

Apakah laporan benar-benar ditindak? Apakah oknum benar-benar disikat? Publik menunggu bukti, bukan sekadar slogan.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

Tabrakan Beruntun Kembali Terjadi di Tol Cipularang KM 91, 15 Kendaraan Terlibat

Pemuja.com – Mengerikan, kecelakaan beruntun kembali terjadi di Tol Cipularang arah Jakarta. Kali ini, sebanyak 15 kendaraan terlibat tabrakan di KM 91+900 B,...

81 Pesawat Militer AS Rusak atau Hilang dalam Perang Iran

Pemuja.com – Kabar terbaru dari perang Amerika-Iran, ternyata sedikitnya sudah 81 pesawat militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan hilang atau mengalami kerusakan selama operasi...

Related Articles

IHSG Menguat di Akhir Pekan, Ancaman MSCI Masih Menghantui

Pemuja.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada perdagangan Jumat...

Asap Karhutla Sampai Ke NTT, Ribuan Penerbangan Terganggu

Pemuja.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus memicu gangguan penerbangan di...

Anggota Parlemen Malaysia Tegur Presiden Prabowo, Uniknya Pakai Bahasa Jawa

Pemuja.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan teguran anggota parlemen Malaysia, Kalam...

Vonis Sudewo 8,5 Tahun, Warga Pati Gelar Syukuran

Pemuja.com – Bupati Pati nonaktif Sudewo akhirnya divonis 8 tahun 6 bulan...