Pemuja.com – Samsung kembali memimpin tren ponsel lipat dengan meluncurkan Galaxy Z Flip7 di Indonesia. Seri ini membawa banyak pembaruan dari generasi sebelumnya, mulai dari desain, kekuatan engsel, layar luar yang lebih besar, hingga kecerdasan buatan (AI) yang terintegrasi dalam sistemnya.
Dengan desain clamshell yang ringkas, Z Flip7 menyasar pengguna yang menginginkan ponsel premium dengan gaya unik dan fleksibilitas tinggi.

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy Z Flip7
Galaxy Z Flip7 hadir dengan layar utama Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,9 inci dengan refresh rate 120 Hz. Layar luarnya kini lebih luas, sekitar 4,1 inci, memudahkan pengguna mengakses notifikasi tanpa harus membuka perangkat.
Dapur pacunya ditenagai chipset Exynos 2500 berteknologi 3 nm yang hemat daya dan bertenaga. Dilengkapi RAM 12 GB dan penyimpanan internal hingga 512 GB, performanya tetap lancar untuk multitasking dan aktivitas berat.
Kamera belakang ganda terdiri dari sensor utama 50 MP dan ultra-wide 12 MP, sementara kamera depan 10 MP cukup mumpuni untuk selfie dan video call. Kapasitas baterainya 4.300 mAh dengan dukungan pengisian cepat 25 W.
Galaxy Z Flip7 dipasarkan dengan harga mulai Rp 17.999.000 di Indonesia. Varian warna yang tersedia antara lain Coral Red, Blue Shadow, Jet Black, dan Mint eksklusif online.

Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip7
Samsung meningkatkan daya tahan ponsel lipat ini dengan frame Armor Aluminum dan kaca Corning Gorilla Glass Victus 2 di bagian luar. Engsel FlexHinge generasi baru juga membuat lipatan lebih rapat dan tahan terhadap tekanan berulang.
Layar luarnya kini lebih berguna karena dapat menampilkan notifikasi, memutar musik, hingga membalas pesan singkat tanpa perlu membuka ponsel. Baterai juga lebih hemat berkat efisiensi chipset baru dan sistem pendinginan yang lebih baik.
Dari sisi tampilan, desainnya semakin tipis dan ringan, membuat Z Flip7 mudah disimpan di saku atau tas kecil.

Kekurangan dan Risiko Layar Rusak
Meski lebih tangguh, layar dalam Z Flip7 masih memiliki kelemahan khas ponsel lipat. Lapisan fleksibelnya rentan terhadap goresan, terutama jika terkena kuku atau benda tajam. Lipatan di tengah layar juga bisa terlihat setelah pemakaian lama.
Jika layar dalam rusak, biaya penggantiannya cukup mahal karena melibatkan panel fleksibel dan lapisan proteksi khusus. Selain itu, debu atau pasir kecil yang masuk ke lipatan bisa menimbulkan goresan dan menurunkan sensitivitas layar.
Engsel juga menjadi titik lemah yang perlu dirawat. Meski sudah diperkuat, bagian ini tetap bisa terganggu jika ada partikel kecil yang menumpuk di celah lipatan.
Tips Merawat Layar Samsung Galaxy Z Flip7
Agar layar tetap awet dan mulus, pengguna disarankan membuka dan menutup perangkat dengan lembut, menggunakan dua tangan. Hindari menekan layar dengan kuku atau menutup ponsel saat ada benda di antara lipatan.
Gunakan pelindung layar resmi Samsung yang dirancang khusus untuk panel lipat. Penggantian pelindung sebaiknya dilakukan di pusat servis resmi agar tidak merusak lapisan fleksibel layar.
Jauhkan perangkat dari area berdebu dan suhu ekstrem. Layar fleksibel sensitif terhadap panas dan dingin berlebih yang dapat memengaruhi elastisitas material. Bersihkan layar dengan kain lembut dan hindari cairan keras seperti alkohol.
Jika layar mulai menunjukkan garis atau bayangan, segera bawa ke Samsung Service Center. Jangan mencoba memperbaiki sendiri, karena hal itu bisa membatalkan garansi resmi.
Dengan penggunaan yang bijak dan perawatan rutin, Z Flip7 bisa menjadi perangkat premium yang awet sekaligus memikat secara tampilan dan fungsionalitas.
Leave a comment