Home Berita WOW! Harga RAM Tiba-Tiba Melonjak Gara-Gara AI
BeritaNasionalTechTeknologi

WOW! Harga RAM Tiba-Tiba Melonjak Gara-Gara AI

Share
Server AI Menggunakan RAM DDR 5
Share

Pemuja.com – Gelombang pengembangan kecerdasan buatan (AI) dalam skala besar mulai menimbulkan efek domino di pasar perangkat keras komputer. Harga komponen penting seperti RAM dan SSD kini meroket hingga ratusan persen di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Lonjakan ini terjadi karena kebutuhan masif dari pusat data AI yang sedang dibangun oleh perusahaan teknologi global, sehingga pasokan untuk konsumen umum semakin terbatas.

Kenaikan Harga RAM dalam Dollar AS

Pergeseran Produksi Chip

Permintaan yang luar biasa terhadap memori berkecepatan tinggi, khususnya High Bandwidth Memory (HBM), membuat produsen chip besar seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron mengalihkan fokus produksi dari DRAM konvensional ke HBM.

Akibatnya, stok RAM DDR4 dan DDR5 yang biasanya digunakan untuk PC dan laptop semakin menipis. Kondisi ini diperparah oleh meningkatnya kebutuhan akan NAND flash untuk mendukung penyimpanan data dalam jumlah besar, sehingga harga SSD ikut terdongkrak.

Di beberapa negara, toko komputer bahkan mulai menyembunyikan harga RAM atau menerapkan sistem tarif yang berubah setiap hari, mirip dengan restoran seafood yang menyesuaikan harga sesuai pasokan.

Kenaikan Harga RAM Terasa Di Seluruh Negara

Tren kenaikan harga komponen komputer terjadi di berbagai belahan dunia. Di Amerika Serikat, Jepang, dan Taiwan, harga RAM melonjak hingga 500 persen sejak pertengahan 2025.

Peritel besar seperti CyberPowerPC di AS bahkan sudah resmi menaikkan harga semua sistem rakitan mulai Desember ini.

Di Indonesia, konsumen mengeluhkan sulitnya merakit PC baru karena harga komponen inti terus naik, sementara stok di pasaran semakin terbatas.

Gamer dan kreator konten menjadi kelompok yang paling terdampak, karena GPU dan RAM yang biasanya mereka gunakan kini lebih banyak diserap oleh perusahaan AI untuk melatih model generatif berskala besar.

Harga RAM setelah Kenaikan

Dampak Yang Terasa Oleh Konsumen

Kenaikan harga komponen komputer membuat konsumen harus menunda upgrade perangkat atau merakit PC baru.

Gamer, kreator konten, hingga industri kecil-menengah yang bergantung pada komputer ikut terbebani. GPU yang biasanya menjadi tulang punggung gaming kini lebih banyak terserap oleh pusat data AI, sehingga harga di pasar konsumen melonjak drastis.

Hal ini menimbulkan ketidakpuasan di kalangan pengguna, yang merasa perkembangan AI justru mengorbankan kebutuhan masyarakat umum.

Apakah Tren Kenaikan RAM Akan Berlanjut?

Para analis memperingatkan bahwa tren ini bisa berlanjut sepanjang 2026 jika permintaan AI tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas produksi chip.

Lonjakan harga komponen komputer bukan hanya mengganggu konsumen individu, tetapi juga membebani industri kecil-menengah yang bergantung pada perangkat komputer.

Ledakan AI memang membuka peluang besar bagi inovasi, namun efek samping berupa kenaikan harga komponen komputer kini menjadi tantangan nyata.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Raffi Ahmad Tegas! Bantah Terlibat Kasus Suap Bea Cukai

Pemuja.com – Raffi Ahmad akhirnya buka suara setelah namanya muncul dalam persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan...

Timur Tengah Kian Memanas, AS Serang Iran Setelah Insiden Apache

Pemuja.com – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran dan Israel terlibat aksi saling serang dalam beberapa hari terakhir. Rudal dan drone...

Related Articles

Prediksi Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Semua Tim Memiliki 1 Poin

Pemuja.com – Pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 kembali berlanjut pada Senin...

Prediksi Piala Dunia 2026 Minggu 21Juni: Spanyol Wajib Menang

Pemuja.com – Pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 kembali berlanjut pada Minggu...

Dari Bundaran HI ke DPR, Gelombang Aksi Mahasiswa Terus Bergulir

Pemuja.com – Gelombang demonstrasi mahasiswa yang telah berlangsung sejak pertengahan Juni kembali...

PLN Kekurangan Batu Bara, Siapa yang Lalai?

Pemuja.com – Pengakuan Kementerian ESDM bahwa PT PLN (Persero) masih kekurangan sekitar...