Home Berita Pelaku Teror Bom 10 Sekolah di Depok Berhasil Ditangkap
BeritaNasional

Pelaku Teror Bom 10 Sekolah di Depok Berhasil Ditangkap

Share
Teror
Share

Peuja.com – Polres Metro Depok berhasil mengungkap pelaku Teror berupa ancaman bom melalui email ke 10 sekolah di Kota Depok.

Pelaku berinisial HRR (23), yang berstatus mahasiswa, ditangkap setelah penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi; yang bersangkutan kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik.

Cara ancaman disebarkan dan temuan penyelidikan

Ancaman dikirim lewat surat elektronik yang mengatasnamakan akun milik orang lain, penyidik menemukan bahwa akun tersebut diduga diretas atau dicatut sehingga menimbulkan kebingungan dan keresahan di lingkungan sekolah.

Hingga pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan bahan peledak fisik di lokasi yang disebut dalam ancaman, sehingga kasus lebih berfokus pada unsur penyebaran ketakutan dan pelanggaran UU ITE serta KUHP.

Motif Pelaku Teror Terungkap

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan motif personal, pelaku diduga melakukan aksi karena kekecewaan asmara setelah hubungan dan lamaran ditolak.

Pelaku menggunakan akun mantan pacarnya untuk mengirim ancaman demi menarik perhatian atau membalas sakit hati.

Motif ini menegaskan bahwa tindakan teror tidak selalu terkait jaringan ekstremisme, melainkan bisa berakar pada masalah pribadi.

Dampak Teror Bom Sekolah Depok

Ancaman tersebut memicu kepanikan, pembatalan kegiatan sementara, dan peningkatan pengamanan di sekolah-sekolah yang menerima email.

Sekolah, orang tua, dan aparat keamanan bekerja sama untuk memastikan keselamatan siswa dan menenangkan masyarakat, langkah-langkah ini termasuk pemeriksaan internal dan koordinasi dengan kepolisian setempat.

Sekolah Perlu Tingkatkan Keamanan

Tersangka dijerat dengan pasal-pasal terkait penyebaran ancaman melalui media elektronik dan perbuatan yang menimbulkan keresahan publik.

sekolah perlu memperkuat protokol komunikasi darurat, mengedukasi staf tentang penanganan ancaman digital.

Selain itu, Sekolah diwajibkan melaporkan setiap ancaman ke pihak berwajib tanpa menyebarkannya di media sosial agar tidak memperbesar kepanikan.

Baca Artikel Lainnya

Baca Juga : https://pemuja.com/2025/11/10/pemerintah-pertimbangkan-pembatasan-game-kekerasan-setelah-kasus-sman-72

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

IHSG Anjlok Lagi ke Level 4.900-an, Efek MSCI Masih Menghantui

Pemuja.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan hebat pada perdagangan Senin (19/10/2026). Indeks saham Indonesia itu merosot ke level 4.900-an...

Refleksi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi dan Bencana Jadi Ujian

Pemuja.com – Dua tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalankan pemerintahan. Namun, waktu tersebut juga belum tentu cukup untuk menyelesaikan seluruh persoalan bangsa....

Related Articles

Como Menggila! Bantai Lens 9-1 di Liga Champions

Pemuja.com – Luar biasa! Como 1907 semakin mengguncang sepak bola Eropa. Setelah...

SBY Resah Politik Indonesia Makin Liar, Singgung Konflik Elite

Pemuja.com – Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan keresahannya...

Abdul El-Sayed Cetak Sejarah Jadi Senat Muslim Pertama AS

Pemuja.com – Sejarah baru tercipta dalam politik Amerika Serikat. Abdul El-Sayed berhasil...

Jokowi Tunjukkan Ijazah S1 UGM di Sidang Roy Suryo

Pemuja.com – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah asli miliknya...