Home Berita Menlu Iran Menyatakan Bahwa Keadaan Iran “Sudah Tenang”
BeritaInternasional

Menlu Iran Menyatakan Bahwa Keadaan Iran “Sudah Tenang”

Share
Share

Pemuja.com – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan situasi nasional Iran telah kembali tenang setelah gelombang demonstrasi yang berlangsung sejak akhir Desember 2025.

Araghchi menyampaikannya dalam wawancara Fox News, Rabu, 14 Januari 2026, saat situasi Iran menjadi sorotan dunia.

Pernyataan Araghchi: “Kita Sudah Mengendalikan Segalanya”

Dalam pernyataannya, Araghchi menegaskan bahwa setelah beberapa hari aksi yang berubah menjadi kekerasan, kini “ada ketenangan” di seluruh negeri dan pemerintah telah mengambil kendali penuh atas situasi.

“Setelah tiga hari operasi teroris, sekarang ada ketenangan. Kami mengendalikan semuanya sepenuhnya,” ujarnya kepada Fox News pada 14 Januari 2026.

Araghchi juga menyatakan harapannya agar kebijaksanaan terus berperan sehingga tingkat ketegangan tidak meningkat lagi menjadi bencana yang lebih luas.

Baca Juga : DEMONSTRASI IRAN BERAKHIR RICUH

Asal Usul Demonstrasi Iran dan Tuduhan Negara

Araghchi menjelaskan bahwa aksi protes awalnya dimulai sebagai demonstrasi damai atas masalah ekonomi pada 28 Desember 2025.

Menurut klaim pemerintah, demonstrasi ini kemudian berubah menjadi kekerasan setelah disusupi oleh elemen yang disebutnya sebagai “teroris” dan didukung oleh kekuatan luar negeri, termasuk tuduhan keterlibatan Israel dan Amerika Serikat.

Klaim tersebut belum diverifikasi independen, namun Iran menegaskan langkah keamanan diambil untuk memulihkan ketertiban.

Menegaskan Tidak Ada Hukuman Mati untuk Demonstran

Menlu Iran juga menanggapi kekhawatiran global tentang kemungkinan hukuman mati terhadap para demonstran yang ditangkap.

Ia menegaskan kepada Fox News bahwa tidak ada rencana hukuman gantung terhadap siapa pun, baik hari ini maupun besok.

“Saya dapat memberi tahu Anda, saya yakin bahwa tidak ada rencana untuk hukuman gantung,” kata Araghchi, merujuk secara langsung pada isu tersebut.

Reaksi dan Sorotan Internasional Terhadap Konflik Iran

Pernyataan Araghchi muncul di tengah sorotan internasional yang luas terkait penanganan protes oleh otoritas setempat serta respons diplomatik berbagai negara.

Termasuk pernyataan dari pemerintah AS dan penarikan personel dari beberapa pangkalan militer regional sebagai tindakan antisipasi.

Beberapa negara Barat juga mengeluarkan peringatan perjalanan dan menyoroti isu hak asasi manusia di Iran.

Walaupun pemerintahannya menyatakan kondisi telah kembali stabil, kelompok internasional pencatat hak asasi manusia dan media global terus memantau situasi serta dampaknya terhadap warga sipil di lapangan.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Bandara Soetta Belum Dibuka, 1.039 Penerbangan dan 166 Ribu Penumpang Terdampak

Pemuja.com – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) masih belum beroperasi pada Senin (7/9/2026) pagi. Penutupan akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau kembali...

Penutupan Bandara Soetta Molor Lagi, Penumpang Harus Tunggu hingga 17.30 WIB

Pemuja.com – Harapan calon penumpang untuk kembali terbang siang ini kembali tertunda. Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga Minggu (6/9/2026) siang belum dibuka setelah penutupan...

Related Articles

Moskow Dihantam Ribuan Drone, Rusia Akan Balas Dendam

Pemuja.com – Rusia menyatakan akan meningkatkan serangan terhadap target militer di Kyiv...

Kantor Summarecon Bogor Digeledah KPK, Akankah Menyeret Sang Menteri?

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bergerak dalam penyidikan dugaan suap...

Update Hari ke-9 KM Virgo 8 Tenggelam, 123 Korban Masih Dicari

Pemuja.com – Berita terbaru datang dari pencarian korban KMP Virgo Transport 8...

AI Kini Punya Tubuh, Pameran Robot China Buktinya

Pemuja.com – Perkembangan robot berbasis kecerdasan buatan atau AI semakin cepat. Saat...