Pemuja.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menandatangani Board of Peace (BoP) di sela rangkaian World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.
Penandatanganan ini menandai keterlibatan resmi Indonesia dalam inisiatif internasional baru yang mendorong perdamaian global, dengan fokus awal pada konflik berkepanjangan di Gaza.
Board Of Peace : Inisiatif Perdamaian Internasional
BoP merupakan badan internasional yang dicetuskan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Inisiatif ini dibentuk sebagai bagian dari rencana mengakhiri konflik Gaza, sekaligus menyiapkan mekanisme stabilisasi dan rekonstruksi wilayah pascakonflik.

Isi dan Mandat Board of Peace
Dalam piagamnya, Bop memuat komitmen negara-negara anggota untuk mengawal gencatan senjata, melindungi warga sipil, memastikan distribusi bantuan kemanusiaan, serta mendorong pemulihan infrastruktur dan tata kelola sipil di wilayah konflik.
Meski memiliki mandat yang lebih luas, BoP ini diarahkan untuk menangani Gaza sebagai fokus awal.
Dewan ini diharapkan berperan dalam menjaga stabilitas pascakonflik dan membuka jalan menuju perdamaian jangka panjang bagi kawasan tersebut.

Sikap dan Peran Prabowo
Keterlibatan Presiden Prabowo dalam penandatanganan piagam ini mencerminkan sikap aktif Indonesia dalam diplomasi global.
Prabowo menegaskan langkah ini sejalan dengan politik luar negeri bebas dan aktif serta komitmen konstitusional Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
Baca Juga : Prabowo Pamerkan Danantara di World Economic Forum 2026
Makna Board Of Peace bagi Indonesia
Dengan bergabung dalam BoP, Indonesia berharap dapat memperkuat kontribusi diplomatiknya dalam isu kemanusiaan dan perdamaian internasional, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra aktif dalam upaya penyelesaian konflik global.
Leave a comment