Home Berita Purbaya Pastikan Harga Bensin Tetap Stabil hingga 2026
BeritaNasional

Purbaya Pastikan Harga Bensin Tetap Stabil hingga 2026

Share
Share

Pemuja.com – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite serta jenis bensin lainnya akan tetap dijaga stabil.di tengah tekanan harga minyak dunia.

Pernyataan ini disampaikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa yang menegaskan bahwa kenaikan harga BBM bukan menjadi opsi utama selama kondisi anggaran negara masih mampu menahannya.

Pemerintah Siapkan Berbagai Skenario Harga Bensin

Dalam sejumlah kesempatan, Purbaya menyebut pemerintah telah melakukan berbagai simulasi terhadap kenaikan harga minyak global.

Ia menegaskan bahwa selama Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih cukup kuat, maka harga BBM subsidi akan tetap dipertahankan. Bahkan, ia menyatakan bahwa kondisi fiskal saat ini masih relatif aman untuk menahan tekanan tersebut.

Kenaikan Harga Bensin Jadi Opsi Terakhir

Di sisi lain, pemerintah juga menyadari adanya risiko jika harga minyak dunia terus-menerus naik atau malah melonjak tinggi.

Purbaya mengungkapkan bahwa kenaikan BBM subsidi bisa terjadi, tetapi hanya sebagai langkah terakhir jika subsidi tidak lagi mampu ditanggung APBN.

Dukungan dari Kementerian ESDM

Kebijakan menjaga harga BBM ini juga diperkuat oleh pernyataan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia.

Ia menegaskan bahwa harga Pertalite tidak akan naik meskipun harga minyak dunia sempat menyentuh angka tinggi, sebagai bentuk komitmen pemerintah menjaga daya beli masyarakat.

Harga Bensin Masih Stabil di Lapangan

Selain pernyataan pemerintah, kondisi di lapangan juga menunjukkan bahwa harga BBM subsidi masih stabil. Data per Maret 2026 mencatat bahwa Pertalite tetap berada di kisaran Rp10.000 per liter tanpa perubahan, sementara beberapa jenis BBM nonsubsidi justru mengalami penyesuaian harga.

Beban Subsidi Ditanggung Negara

Stabilitas harga ini tidak terlepas dari besarnya subsidi yang diberikan pemerintah. Purbaya sebelumnya mengungkapkan bahwa harga keekonomian Pertalite sebenarnya lebih tinggi dibanding harga jual ke masyarakat, sehingga selisihnya ditanggung oleh negara melalui subsidi.

Upaya Menjaga Stabilitas Ekonomi

Langkah mempertahankan harga BBM subsidi dilakukan untuk menjaga inflasi dan kestabilan ekonomi nasional.

Dengan harga energi yang terkendali, pemerintah berharap aktivitas masyarakat, terutama di sektor transportasi dan logistik, tetap berjalan lancar.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian global, terutama akibat fluktuasi harga minyak dunia.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Kebakaran Bromo Meluas hingga 80 Hektare, Akses Dibatasi

Pemuja.com – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas. Hingga Rabu (5/8), luas area yang terdampak...

Putusan Praperadilan Roy Suryo Jilid III Dibacakan Hari Ini

Pemuja.com – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dijadwalkan membacakan putusan sidang praperadilan jilid III yang diajukan Roy Suryo pada Kamis (6/8/2026). Mantan Menteri Pemuda...

Related Articles

Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp3,5 Miliar, Denny Sudah Hubungi Mantan Kampus Sang Wapres

Pemuja.com – Persoalan ijazah kembali menyeret keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo....

72 Tersangka Karhutla di 9 Polda, Polisi : Buka Lahan untuk Sawit

Pemuja.com – Polri menetapkan 72 orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan...

Prabowo ke Riau, Tinjau Langsung Penanganan Karhutla

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau, Senin...

Prabowo Pimpin Ratas, Fokus Karhutla Kalimantan & Gempa NTT

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) di kediamannya di...