Home Berita Bakom RI Gandeng Homeless Media, Banyak yang Menolak
BeritaNasional

Bakom RI Gandeng Homeless Media, Banyak yang Menolak

Share
Share

Pemuja.com – Pemerintah melalui Bakom RI menggandeng “homeless media” atau media digital independen sebagai mitra komunikasi publik memicu polemik.

Di satu sisi, Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menyebut kerja sama ini bertujuan memperluas jangkauan informasi pemerintah di era digital.

Namun di sisi lain, sejumlah platform media digital justru ramai-ramai membantah terlibat dan menegaskan tetap ingin independen.

Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, mengatakan pemerintah mulai merangkul media digital nonkonvensional yang berkembang melalui platform seperti Instagram, TikTok, hingga X.

Menurutnya, kanal digital kini memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik dan menyampaikan informasi kepada masyarakat luas.

Dalam pernyataannya, Qodari menyebut langkah tersebut sebagai upaya memperluas komunikasi publik pemerintah agar tidak hanya bergantung pada media arus utama.

Pemerintah juga memperkenalkan wadah bernama Indonesia New Media Forum (INMF) yang disebut menaungi berbagai platform digital populer.

Sejumlah Media Digital Membantah

Tak lama setelah pengumuman itu mencuat, sejumlah media digital langsung memberikan klarifikasi. Beberapa platform yang disebut tergabung dalam forum tersebut menyatakan tidak memiliki afiliasi ataupun kerja sama resmi dengan pemerintah.

Platform seperti Narasi disebut secara terbuka membantah menjadi bagian dari kemitraan komunikasi publik pemerintah.

Di media sosial, sejumlah akun dan pengelola media digital lain juga menegaskan posisi mereka sebagai media independen yang tidak terikat dengan institusi pemerintah.

Respons penolakan itu kemudian memicu perdebatan di ruang digital. Sebagian warganet mempertanyakan validitas klaim pemerintah yang dianggap seolah telah mendapat persetujuan dari berbagai media digital tersebut.

Ada pula yang menilai pemerintah terlalu cepat menyebut sejumlah platform sebagai “mitra” tanpa adanya kesepakatan resmi.

Bakom RI

Bakom Tegaskan Tidak Ada Kontrak

Menanggapi polemik yang berkembang, Bakom RI kemudian memberikan penjelasan tambahan. Pemerintah menegaskan tidak ada kontrak kerja sama maupun ikatan formal antara Bakom dengan media-media digital yang disebut tergabung dalam forum tersebut.

Bakom menyebut istilah “mitra komunikasi” digunakan dalam konteks hubungan antara pemerintah dan media sebagai saluran penyampaian informasi kepada masyarakat, bukan sebagai bentuk kerja sama eksklusif. Pemerintah juga menilai media digital tetap memiliki kebebasan editorial masing-masing.

Meski demikian, polemik ini memperlihatkan sensitifnya isu independensi media digital di tengah upaya pemerintah memperluas strategi komunikasi publik melalui platform-platform baru yang memiliki basis audiens besar di media sosial.arap ekosistem ojol menjadi lebih adil. Langkah ini juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan jutaan pengemudi di Indonesia.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Lapas Cibinong Geger! Ombudsman Temukan Kamar Bak Apartemen

Pemuja.com – Lembaga pemasyarakatan seharusnya menjadi tempat bagi warga binaan untuk menjalani hukuman sekaligus menebus kesalahan. Namun, bagaimana jika di balik tembok lapas...

Demo Buruh Jakarta Hari Ini, 50 Ribu Massa Turun ke Jalan

Pemuja.com – Sekitar 50 ribu buruh menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis, 24 September 2026. Massa berasal dari sejumlah wilayah, termasuk DKI...

Related Articles

Listrik Padam di Batam, BBM Sulit Dicari di Bali, Apa Tanggapan Pemerintah?

Pemuja.com – Sejumlah daerah di Indonesia menghadapi gangguan layanan publik dalam beberapa...

IHSG Jatuh di Bawah 6.000, Apa Faktor Penyebabnya?

Pemuja.com – Pasar saham Indonesia kembali mengalami tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan...

BNPB Catat Kebakaran 639 Hektare, Tanjung Puting Terluas

Pemuja.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah...

Houthi Yaman Hantam Bandara Arab Saudi, 12 Tewas dan 300 Terluka

Pemuja.com – Serangan rudal yang menghantam kompleks Bandara Internasional King Khalid di...