Home Berita Masker Laris Manis, Imbauan Pemerintah Ikut Dongkrak Permintaan
BeritaNasional

Masker Laris Manis, Imbauan Pemerintah Ikut Dongkrak Permintaan

Share
Masker Laris Manis
Masker Laris Manis
Share

Pemuja.com – Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke sejumlah wilayah membuat permintaan masker meningkat.

Meningkatnya permintaan tidak lepas dari imbauan pemerintah kepada masyarakat di wilayah terdampak untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Imbauan tersebut dilakukan sebagai langkah untuk mengurangi paparan partikel abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan masker meningkat dalam waktu relatif cepat. Masyarakat mulai mencari berbagai jenis masker, termasuk N95 yang dirancang untuk menyaring partikel udara berukuran sangat kecil.

Stok N95 Mulai Menipis

Di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, salah satu sentra penjualan alat kesehatan, permintaan masker N95 dilaporkan meningkat. Persediaan di sejumlah pedagang bahkan mulai menipis karena banyaknya pembeli.

Tingginya permintaan juga berdampak terhadap harga. Masker N95 disebut mengalami kenaikan cukup tinggi dibandingkan harga dalam kondisi normal.

Kondisi stok dan harga dapat berbeda antara satu pedagang dengan pedagang lainnya, tergantung merek, jumlah persediaan dan pasokan yang tersedia.

Baca Juga : Bandara Soetta Belum Dibuka, 1.039 Penerbangan dan 166 Ribu Penumpang Terdampak

Imbauan Pemerintah Dongkrak Permintaan

Imbauan penggunaan masker dari pemerintah menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat kembali memburu masker. Selain N95, masyarakat juga mencari masker jenis lainnya untuk digunakan selama beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak abu vulkanik.

Peningkatan permintaan tersebut merupakan respons masyarakat terhadap kondisi lingkungan dan anjuran untuk menjaga kesehatan.

Masyarakat tetap diimbau tidak panik dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Persediaan masker di pasaran juga perlu dijaga agar tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan terus memantau ketersediaan serta perkembangan harga masker, terutama selama sebaran abu vulkanik masih terjadi.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

Biaya Haji 2027 Resmi Tembus Rp98,4 Juta

Pemuja.com – Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah/2027 Masehi resmi ditetapkan sebesar Rp 98.466.351 per jemaah. Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad...

Setelah Cibinong, Kini Rutan Depok Disorot Setelah Video Dugem Viral

Pemuja.com – Belum selesai sorotan terhadap kasus Lapas Cibinong, kini persoalan serupa kembali mencuat dari rumah tahanan di Jawa Barat. Kali ini, Rutan...

Related Articles

Anggota Parlemen Malaysia Tegur Presiden Prabowo, Uniknya Pakai Bahasa Jawa

Pemuja.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan teguran anggota parlemen Malaysia, Kalam...

Vonis Sudewo 8,5 Tahun, Warga Pati Gelar Syukuran

Pemuja.com – Bupati Pati nonaktif Sudewo akhirnya divonis 8 tahun 6 bulan...

BMKG Sebut Dry Ice Digunakan untuk Urai Kabut Asap Karhutla

Pemuja.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerapkan Operasi Modifikasi Cuaca...

Karhutla Terus Berulang, Menhut Bekukan Izin 6 Perusahaan

Pemuja.com – Setelah cukup lama jarang muncul di media, Menteri Kehutanan Raja...