Home Berita Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI
BeritaNasional

Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI

Share
Gubernur BI Baru
Thomas Djiwaksono terpilih Gubernur BI Baru
Share

Pemuja.com – Thomas Djiwandono telah resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026–2031, menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Keputusan ini ditetapkan Komisi XI DPR RI melalui musyawarah mufakat setelah proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap tiga kandidat, dan akan dibawa ke rapat paripurna DPR untuk disahkan.

Penetapan Gubernur BI di DPR RI

Komisi XI DPR RI, dipimpin Mukhamad Misbakhun, menyepakati penetapan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Keputusan tersebut diambil melalui musyawarah mufakat dengan melibatkan seluruh fraksi yang hadir dalam rapat.

Penunjukan Thomas sekaligus mengisi kekosongan jabatan Deputi Gubernur BI yang ditinggalkan Juda Agung, yang sebelumnya mengundurkan diri dari posisinya pada awal Januari 2026.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun Nyatakan homas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Latar Belakang Thomas Djiwandono, Gubernur BI Baru

Thomas lahir di Jakarta dan memiliki pengalaman luas di sektor keuangan dan pemerintahan. Sebelum ditunjuk sebagai Deputi Gubernur BI, ia menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak Juli 2024 dan juga pernah berkarier sebagai analis keuangan dan pebisnis.

Ia juga berasal dari keluarga dengan sejarah penting di dunia perbankan, termasuk ayahnya yang pernah menjabat Gubernur Bank Indonesia.

Thomas sebelumnya menjabat Bendahara Umum Partai Gerindra dan mengundurkan diri jelang fit and proper test demi menjaga independensi lembaga.

Menkeu Purbaya Tanggapi Pergantian Gubernur BI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berharap kehadiran Thomas Djiwandono dapat memberikan “warna baru” dalam perumusan kebijakan moneter ke depan.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter, dengan tetap menjaga independensi Bank Indonesia sebagai otoritas moneter.

Dinamika Pasar dan Tantangan Independence

Penunjukan Thomas sempat memicu kekhawatiran pasar terkait hubungan keluarga dengan Presiden Prabowo Subianto dan potensi pengaruh terhadap independensi BI.

Namun, pemerintah dan DPR menegaskan bahwa keputusan ini tetap berdasarkan merit dan proses hukum yang berlaku.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Purbaya Perpanjang SPT Tahunan Orang Pribadi hingga April 2026

Pemuja.com – Purbaya Yudhi Sadewa mewacanakan perpanjangan batas waktu pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan bagi wajib pajak orang pribadi hingga akhir April 2026....

3 Hari Lagi Pembatasan Akun Digital Anak Mulai Berlaku

Pemuja.com – Pemerintah Indonesia melalui Komdigi kembali mengingatkan masyarakat bahwa kebijakan pembatasan akses digital bagi anak-anak akan mulai diterapkan pada 28 Maret 2026....

Related Articles

Motor Listrik MBG Tuai Polemik, DPR hingga Menkeu Sama-sama Tak Tahu

Pemuja.com – Carut marut pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki...

Hari Pertama WFH Nasional, Aktivitas Kantor Mulai Berubah

Pemuja.com – WFH yang sudah dicanangkan pemerintah sejak awal April 2026 akhirnya...

Israel Serang Lebanon Ditengah Gencatan Senjata AS-Iran

Pemuja.com – Konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah Israel melancarkan serangan...

Dorong Transisi Energi, Presiden Resmikan Pabrik EV di Magelang

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik kendaraan listrik di Magelang pada...