Home Berita Aksi “No Kings” Guncang Kota Besar AS, Protes terhadap Trump Membesar
BeritaInternasional

Aksi “No Kings” Guncang Kota Besar AS, Protes terhadap Trump Membesar

Share
Aksi “No Kings” Guncang AS
Aksi “No Kings” Guncang AS
Share

Pemuja.com – Gelombang demonstrasi besar kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini, aksi bertajuk “No Kings” digelar secara serentak di berbagai kota besar pada hari ini.

Aksi tersebut menyasar pemerintahan Donald Trump dan menjadi bentuk protes atas sejumlah kebijakan serta arah kepemimpinan yang dinilai kontroversial oleh para demonstran.

Digelar Serentak di Banyak Kota

Aksi “No Kings” berlangsung di sejumlah kota utama seperti New York City, Chicago, Washington, D.C., San Diego, Minneapolis, Philadelphia hingga Boston.

Ribuan hingga jutaan massa turun ke jalan membawa spanduk, poster, dan meneriakkan slogan-slogan yang menolak kepemimpinan yang dianggap otoriter. Istilah “No Kings” sendiri mencerminkan penolakan terhadap gaya kepemimpinan yang dinilai menyerupai kekuasaan absolut.

Diklaim Terbesar Sepanjang Sejarah

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa aksi ini menjadi salah satu gerakan protes terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Massa yang hadir tidak hanya berasal dari kalangan aktivis, tetapi juga masyarakat umum dari berbagai latar belakang.

Koordinasi aksi dilakukan secara luas melalui media sosial, yang memungkinkan mobilisasi massa dalam jumlah besar dalam waktu singkat.

Isu Demokrasi Jadi Sorotan

Fokus utama dari aksi ini adalah kekhawatiran terhadap kondisi demokrasi di Amerika Serikat. Para demonstran menilai ada ancaman terhadap nilai-nilai demokrasi, kebebasan sipil, dan sistem checks and balances.

Selain itu, beberapa kelompok juga menyuarakan isu hak asasi manusia, kebijakan imigrasi, serta supremasi hukum yang dinilai mengalami tekanan.

Berlangsung Relatif Kondusif

Meski diikuti oleh massa dalam jumlah besar, sebagian besar aksi dilaporkan berlangsung tertib. Aparat keamanan tetap disiagakan di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan.

Aksi “No Kings” ini diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, seiring meningkatnya tensi politik di Amerika Serikat.

Trump Hadapi Tekanan Ganda

Di tengah gelombang aksi “No Kings”, Donald Trump juga tengah disibukkan oleh konflik dengan Iran.

Kondisi ini membuat Trump menghadapi tekanan ganda, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Dengan situasi yang semakin kompleks, mampukah ia meredam tekanan di dalam negeri sekaligus menyelesaikan konflik di luar negeri?

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

112 Korban Serangan Israel Dimakamkan Massal di Gaza

Pemuja.com – Ribuan warga Palestina memadati kawasan Sabra, Kota Gaza, untuk mengikuti salat jenazah dan pemakaman massal 112 korban serangan Israel. Prosesi tersebut...

PM Thailand Kunjungi Indonesia, Prabowo Terima Baret Merah

Pemuja.com – Perdana Menteri (PM) Thailand, Anutin Charnvirakul, melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Dalam lawatan tersebut, ia bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana...

Related Articles

Rektor Unsoed Tersangka, Ortu Maba Diminta Rp650 Juta

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed),...

Prabowo ke Kalimantan, Siap Pimpin Penanganan Karhutla

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan pada Sabtu (22/8/2026) untuk...

SEFAS Resmi Sepakat Akuisisi 100% SPBU Shell di Indonesia

Pemuja.com – SEFAS Group sepakat mengambil alih 100 persen bisnis Stasiun Pengisian...

Praperadilan Dokter Tifa Gugur, Kubu Tifa Tegaskan Belum Kalah

Pemuja.com – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menyatakan permohonan praperadilan yang diajukan...