Home Berita Breaking News, Kepala BGN Diganti
BeritaNasional

Breaking News, Kepala BGN Diganti

Share
Akhirnya
Akhirnya
Share

Pemuja.com – Setelah memangkas anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa minggu lalu, kini setelah melalui proses evaluasi panjang, Presiden memutuskan melakukan pergantian jajaran pimpinan BGN.

Dadan Hindayana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BGN resmi diganti. Sementara itu, Lodewyk Pusung dan Irjen Pol. (Purn.) Sony Sonjaya yang menjabat sebagai wakil pimpinan BGN juga turut digantikan.

Posisi Kepala BGN kini diisi oleh Nanik Sudaryati Deyang yang sebelumnya menjadi wakil pimpinan BGN. Sedangkan posisi wakil pimpinan dipercayakan kepada Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Pergantian ini disebut sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi agar pelaksanaan program nasional, khususnya MBG, dapat berjalan lebih maksimal ke depannya.

Evaluasi Dilakukan Hampir 1,5 Tahun

Pemerintah menilai evaluasi diperlukan karena program MBG menjadi salah satu program strategis yang langsung menyentuh masyarakat, terutama pelajar di berbagai daerah.

Selama proses evaluasi berlangsung, operasional BGN disebut tetap berjalan normal seperti biasa. Distribusi makanan hingga pelaksanaan program di sekolah-sekolah tetap dilakukan tanpa gangguan.

Pergantian pimpinan diharapkan mampu membawa perbaikan dalam tata kelola, pengawasan, hingga kualitas pelaksanaan program di lapangan.

Diharapkan Membuat BGN Lebih Baik

Dengan masuknya jajaran baru, publik berharap BGN dapat bekerja lebih efektif dan responsif terhadap berbagai tantangan yang muncul selama pelaksanaan program MBG.

Program ini dinilai memiliki dampak besar bagi siswa karena berkaitan langsung dengan pemenuhan gizi dan kualitas kesehatan anak sekolah.

Pergantian pimpinan juga diharapkan menjadi momentum baru untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program MBG yang selama ini terus menjadi perhatian nasional.

Ke depan, masyarakat kini menanti langkah dan gebrakan baru dari pimpinan BGN yang baru. Di media sosial, Nanik S Deyang juga diketahui aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam beberapa unggahan yang ramai diperbincangkan publik, ditemukan sejumlah fasilitas dan operasional SPPG yang dinilai belum sesuai standar.

Namun kondisi tersebut disebut terjadi karena kebutuhan pelaksanaan program MBG yang harus berjalan cepat sehingga beberapa lokasi tetap dipaksakan beroperasi sehingga sering terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Masyarakat berharap langkah evaluasi langsung di lapangan tersebut dapat menjadi awal perbaikan sistem MBG agar kualitas layanan dan standar pelaksanaan ke depan menjadi lebih baik.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Semarak Jambore Nasional XII, Angkat Semangat Swasembada Pangan

Pemuja.com – Suasana Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur yang biasanya tenang, kini berubah semakin semarak. Ribuan anggota Pramuka...

APBN 2027 Tembus Rp4.097 Triliun, Ini Sorotan Puan

Pemuja.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti besarnya anggaran belanja negara yang disiapkan untuk 2027. Puan menyebut nilai APBN tahun depan berpotensi...

Related Articles

September Ceria, Tapi Tidak Bagi Pengguna Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex

Pemuja.com – 1 September membawa berita kurang menyenangkan bagi pengguna BBM non...

Lagi-Lagi Polemik Desil Membuat Warga Kehilangan Bansos

Pemuja.com – Sepasang lansia di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, harus kehilangan bantuan...

Ketika Angka Menentukan Nasib, Polemik Desil dan Warga yang Kehilangan Bansos

Pemuja.com – Istilah desil mendadak menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Banyak warga...

Korban Banjir Nepal Tembus 788 Orang, Ribuan Masih Hilang

Pemuja.com – Bencana banjir bandang dan longsor yang menerjang Nepal terus menelan...