Home Berita KTT BRICS Selesai, Indonesia Dorong Kerja Sama Negara Global South
BeritaBusinessEkonomiInternasional

KTT BRICS Selesai, Indonesia Dorong Kerja Sama Negara Global South

Share
KTT BRICS usai
KTT BRICS usai
Share

Pemuja.com – KTT BRICS telah usai pada 13 September 2026. Membawa berbagai hasil pembahasan, pertemuan para pemimpin negara anggota BRICS di India juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menyampaikan sejumlah kebijakan pemerintah sekaligus memperkuat posisi dalam kerja sama negara-negara Global South.

Presiden Prabowo Subianto dalam forum tersebut memaparkan sejumlah perkembangan yang menurut pemerintah menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia.

Beberapa kebijakan yang disampaikan antara lain swasembada pangan, pengembangan energi berbasis bahan bakar nabati melalui B50, hilirisasi sumber daya alam, serta penguatan industri dan investasi dalam negeri.

Kebijakan tersebut kemudian ditempatkan dalam konteks agenda BRICS yang tahun ini mengusung tema Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability atau membangun ketahanan, inovasi, kerja sama dan keberlanjutan.

Kebijakan Indonesia Dikaitkan dengan Agenda BRICS

Ketahanan menjadi salah satu perhatian utama BRICS di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gangguan rantai pasok.

Dalam konteks Indonesia, agenda tersebut berkaitan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan dan energi.

Pemerintah juga mendorong hilirisasi agar sumber daya alam tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat memberikan nilai tambah melalui industri di dalam negeri.

Sementara aspek inovasi dan teknologi menjadi bagian lain dari pembahasan BRICS. Kerja sama di bidang teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan, menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian dalam forum tersebut.

Dari sisi kerja sama, BRICS juga membuka ruang yang lebih luas untuk perdagangan, investasi, energi, pangan dan sistem pembayaran antarnegara anggota.

Baca Juga : KM Virgo Transport 8 Tenggelam di Laut Jawa, Ratusan Orang Masih Dicari

Negara Global South Bersatu

Selain memaparkan kebijakan Indonesia, Prabowo juga menekankan pentingnya negara-negara Global South memperkuat kerja sama.

Negara-negara berkembang dinilai memiliki potensi ekonomi dan sumber daya yang besar. Namun, kekuatan tersebut akan lebih besar apabila kepentingan bersama dapat diperjuangkan secara kolektif.

Indonesia sendiri resmi menjadi anggota penuh BRICS dan melihat forum tersebut sebagai salah satu ruang untuk memperluas kerja sama dengan negara-negara berkembang.

Posisi ini juga berkaitan dengan dorongan agar tata kelola ekonomi dan politik internasional memberikan ruang yang lebih besar bagi negara-negara Global South.

Tantangan Setelah KTT BRICS

Bagi Indonesia, keanggotaan BRICS pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan kehadiran dalam forum internasional.

Berbagai agenda yang dibahas harus dapat diterjemahkan menjadi kerja sama yang konkret, baik dalam perdagangan, investasi, teknologi, energi maupun pangan. Begitu pula dengan berbagai capaian yang disampaikan pemerintah.

Tantangannya adalah memastikan kebijakan seperti swasembada pangan, B50 dan hilirisasi tidak hanya menjadi bahan paparan di forum internasional, tetapi dapat juga dirasakan di dalam negeri.

Dengan berakhirnya KTT BRICS 13 September 2026, pekerjaan berikutnya adalah melihat sejauh mana kesepakatan dan agenda yang dibawa pulang masing-masing negara dapat diwujudkan dalam kerja sama nyata.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Nahkoda Baru PBNU 2026-2031 Terpilih, Gus Kikin

Pemuja.com – KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031. Gus...

Korban Meninggal hingga Pasukan Berikat Kepala Putih, Ini Fakta Pascademo DPR

Pemuja.com – Dua hari setelah demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026), situasi memang mulai kembali normal. Namun, sejumlah persoalan dari...

Related Articles

Reshuffle ke-6 Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Geser Purbaya

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih pada...

Perusahaan AI Mulai Injak Rem, Ada Kekhawatiran Teknologi Tak Terkendali

Pemuja.com – Perkembangan kecerdasan buatan atau AI terus bergerak sangat cepat. Kini,...

KM Virgo Transport 8 Tenggelam di Laut Jawa, Ratusan Orang Masih Dicari

Pemuja.com – Belum selesai berita mengenai hilangnya lima jurnalis di lautan saat...

Sayembara Ditutup, Denny Indrayana Tegas Gugat Gibran ke MK

Pemuja.com – Persoalan ijazah Gibran Rakabuming Raka, sang Wakil Presiden, kini memasuki...