Home Berita DJP : Penerimaan Pajak Tumbuh 30,2% hingga Februari 2026
BeritaBusinessNasional

DJP : Penerimaan Pajak Tumbuh 30,2% hingga Februari 2026

Share
Share

Pemuja.com – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melaporkan penerimaan pajak Indonesia menunjukkan kinerja positif pada awal tahun 2026.

Hingga akhir Februari 2026, penerimaan pajak secara neto tercatat mencapai Rp244,51 triliun, meningkat 30,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa aktivitas ekonomi nasional mulai bergerak lebih baik sekaligus memperkuat optimisme pemerintah terhadap target penerimaan negara sepanjang tahun.

DJP : Kinerja Pajak Tunjukkan Tren Positif

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menyampaikan bahwa kenaikan penerimaan pajak sudah terlihat sejak awal tahun. Pada Januari 2026, penerimaan pajak juga mengalami kenaikan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurutnya, pada Februari 2026 pertumbuhan penerimaan pajak neto secara tahunan mencapai 30,2 persen, sementara penerimaan bruto tumbuh sekitar 19 persen.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi awal yang baik bagi pemerintah dalam menjaga kinerja penerimaan negara di sepanjang tahun.

“Di Februari ini net revenue 30,2 persen kenaikannya. Sementara gross-nya itu 19 persen,” ujar Bimo dalam agenda Kelas Pajak di Kantor Pusat DJP, Jakarta.

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto

DJP Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Dengan tren pertumbuhan tersebut, DJP optimistis target penerimaan pajak nasional pada tahun 2026 dapat tercapai. Pemerintah menargetkan penerimaan pajak tahun ini mencapai sekitar Rp2.357,7 triliun.

Untuk mencapai target tersebut, otoritas pajak akan terus memperkuat pengawasan dan validasi data perpajakan. Namun, DJP menegaskan bahwa upaya peningkatan penerimaan tidak akan dilakukan dengan membebani wajib pajak yang sudah patuh.

Sebaliknya, DJP akan lebih fokus pada optimalisasi data serta memperluas basis pajak melalui intensifikasi dan ekstensifikasi perpajakan.

Didukung Pemulihan Aktivitas Ekonomi

Kenaikan penerimaan pajak juga dinilai mencerminkan kondisi ekonomi nasional yang mulai membaik. Ketika aktivitas ekonomi meningkat, penerimaan negara dari sektor perpajakan biasanya ikut terdongkrak.

Dengan kinerja yang positif pada dua bulan pertama 2026, pemerintah berharap tren pertumbuhan penerimaan pajak dapat terus terjaga hingga akhir tahun dan mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan nasional.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Sempat Ditolak Menkeu, Tapi Jalan Terus, Polemik Motor Listrik MBG Kian Melebar

Pemuja.com – Di tengah polemik pengadaan motor BGN yang belum mereda, muncul fakta yang justru semakin mengejutkan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku...

Lonjakan Minyak Dunia Picu Kenaikan Avtur, Apa Tindakan Pemerintah?

Pemuja.com – Di tengah gejolak global yang kian memanas, satu demi satu sektor mulai merasakan dampaknya. Lonjakan harga minyak mentah dunia tak hanya...

Related Articles

estrukturisasi Utang Whoosh, Pemerintah Siapkan Skema Baru

Pemuja.com – Pemerintah memastikan proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh)...

MBG Disorot, Antara Gizi dan Beban Anggaran

Pemuja.com – Kejanggalan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bermunculan dari...

UU PPRT Resmi Disahkan: Ini Poin-Poin Penting Pentingnya

Pemuja.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan...

Matahari Dept. Store Resmi Ganti Nama Jadi MDS Retailing

Pemuja.com – PT Matahari Department Store Tbk (kode saham: LPPF) resmi mengubah...