Home Berita Spanyol Tolak AS Gunakan Pangkalan Militer, Trump Kesal
BeritaInternasional

Spanyol Tolak AS Gunakan Pangkalan Militer, Trump Kesal

Share
Share

Pemuja.com – Ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat dan Spanyol memanas setelah pemerintah Spanyol menolak permintaan Washington untuk menggunakan pangkalan militer di wilayahnya dalam operasi militer terhadap Iran.

Penolakan tersebut memicu reaksi keras dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang bahkan mengancam akan memutus hubungan dagang dengan Spanyol.

Perselisihan ini terjadi di tengah meningkatnya konflik antara AS, Israel, dan Iran di kawasan Timur Tengah. Washington ingin menggunakan pangkalan militer gabungan di Spanyol sebagai bagian dari operasi militer terhadap Iran, namun Madrid menolak memberikan izin.

Spanyol Tolak Penggunaan Pangkalan untuk Serang Iran

Pemerintah Spanyol menegaskan bahwa pangkalan militer di wilayahnya tidak akan digunakan untuk operasi militer yang tidak sesuai dengan hukum internasional.

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, menyatakan negaranya tidak ingin terlibat dalam tindakan yang dapat memperluas konflik di Timur Tengah. Ia menilai serangan terhadap Iran berpotensi memicu eskalasi yang lebih besar dan membahayakan stabilitas global.

Pemerintah Spanyol juga menegaskan bahwa pangkalan militer gabungan seperti Naval Station Rota dan Morón Air Base berada di bawah kendali Spanyol, sehingga penggunaannya harus mengikuti hukum internasional serta mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, bahkan menegaskan bahwa posisi pemerintah tidak berubah sedikit pun. Menurutnya, Spanyol tidak akan mengizinkan pangkalan militernya digunakan untuk operasi militer yang tidak memiliki dasar hukum internasional yang jelas.

Trump Marah dan Ancam Embargo Perdagangan

Penolakan tersebut memicu kemarahan Presiden Donald Trump. Dalam pernyataannya di Gedung Putih saat bertemu Kanselir Jerman, Friedrich Merz, Trump menyebut Spanyol sebagai sekutu yang “buruk” karena tidak mendukung operasi militer AS.

Baca Juga : Iran Tegaskan Selat Hormuz Ditutup & Ancam Serang Kapal yang Melintas

Trump bahkan menyatakan bahwa Amerika Serikat dapat menghentikan seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol sebagai bentuk tekanan diplomatik.

“Kami akan menghentikan semua perdagangan dengan Spanyol. Kami tidak ingin berhubungan dengan Spanyol,” kata Trump kepada wartawan.

Ancaman tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengamat ekonomi dan politik internasional, mengingat hubungan dagang antara kedua negara telah berlangsung lama dan melibatkan berbagai sektor industri.

Uni Eropa dan Negara Lain Bela Spanyol

Ketegangan ini juga menarik perhatian Uni Eropa. Para pejabat Uni Eropa menegaskan bahwa hubungan dagang antara AS dan Spanyol tidak dapat diputus secara sepihak karena perjanjian perdagangan dilakukan melalui blok Uni Eropa.

Beberapa pemimpin Eropa juga menyatakan dukungan terhadap sikap Madrid yang menolak keterlibatan lebih jauh dalam konflik Timur Tengah.

Mereka menilai pendekatan diplomasi dan de-eskalasi lebih penting untuk mencegah konflik regional berkembang menjadi perang yang lebih luas.

Ketegangan Baru dalam Hubungan Trans-Atlantik

Perselisihan ini menjadi salah satu ketegangan terbaru dalam hubungan antara Washington dan sejumlah negara Eropa terkait kebijakan militer.

Selain persoalan pangkalan militer, Trump sebelumnya juga mengkritik Spanyol karena tidak memenuhi target pengeluaran pertahanan NATO yang diusulkan sebesar 5 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Meski demikian, pemerintah Spanyol tetap bersikukuh mempertahankan kebijakannya. Madrid menegaskan bahwa negaranya tidak akan terlibat dalam operasi militer yang dinilai bertentangan dengan prinsip hukum internasional dan kepentingan global.

Dengan meningkatnya ketegangan ini, hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Spanyol kini berada dalam sorotan dunia internasional, terutama di tengah konflik geopolitik yang semakin kompleks di Timur Tengah.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Lapas Cibinong Geger! Ombudsman Temukan Kamar Bak Apartemen

Pemuja.com – Lembaga pemasyarakatan seharusnya menjadi tempat bagi warga binaan untuk menjalani hukuman sekaligus menebus kesalahan. Namun, bagaimana jika di balik tembok lapas...

Demo Buruh Jakarta Hari Ini, 50 Ribu Massa Turun ke Jalan

Pemuja.com – Sekitar 50 ribu buruh menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis, 24 September 2026. Massa berasal dari sejumlah wilayah, termasuk DKI...

Related Articles

Listrik Padam di Batam, BBM Sulit Dicari di Bali, Apa Tanggapan Pemerintah?

Pemuja.com – Sejumlah daerah di Indonesia menghadapi gangguan layanan publik dalam beberapa...

IHSG Jatuh di Bawah 6.000, Apa Faktor Penyebabnya?

Pemuja.com – Pasar saham Indonesia kembali mengalami tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan...

BNPB Catat Kebakaran 639 Hektare, Tanjung Puting Terluas

Pemuja.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah...

Houthi Yaman Hantam Bandara Arab Saudi, 12 Tewas dan 300 Terluka

Pemuja.com – Serangan rudal yang menghantam kompleks Bandara Internasional King Khalid di...