Home Berita Bupati Pemalang Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Pemerasan
BeritaKriminalNasional

Bupati Pemalang Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Pemerasan

Share
Share

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait proyek dan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Salah satu tersangka merupakan pegawai internal KPK yang bertugas sebagai staf.

Penetapan tersangka diumumkan setelah tim penyidik melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (29/7).

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 21 orang dari Jakarta, Pemalang, dan Purworejo. Setelah menjalani pemeriksaan intensif, empat orang ditetapkan sebagai tersangka, sementara pihak lainnya dipulangkan karena berstatus saksi.

Empat Orang Resmi Menyandang Status Tersangka

Empat tersangka yang diumumkan KPK terdiri atas:

  • Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.
  • Setya Budi Dias Oktavianto.
  • Lilik Budi Suprianto, yang diketahui merupakan staf KPK.
  • Mohamad Haris.

Keempatnya langsung mengenakan rompi tahanan oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Mereka kemudian ditahan untuk kepentingan penyidikan selama 20 hari pertama.

Bupati Pemalang

Diduga Terkait Proyek dan Jual Beli Jabatan di Pemalang

KPK mengungkapkan bahwa OTT tersebut berawal dari dugaan penerimaan uang yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan praktik jual beli jabatan di lingkup pemerintahan daerah tersebut. Dugaan itu menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan perkara yang kini sedang diselidiki KPK.

Dalam operasi tersebut, penyidik turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai lebih dari Rp2 miliar beserta sejumlah dokumen dan barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi.

KPK Selidiki Peran Seluruh Tersangka

Hingga kini KPK masih terus menelusuri aliran dana serta peran masing-masing tersangka dalam perkara tersebut. Penyidik juga membuka kemungkinan memanggil sejumlah saksi tambahan guna mengungkap keterlibatan pihak lain.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan seorang staf internal KPK sebagai tersangka. Lembaga antirasuah menegaskan proses hukum akan berjalan secara profesional tanpa membedakan status maupun latar belakang pihak yang terlibat.

Pemalang Kembali Tersandung Kasus Korupsi

Perkara yang menjerat Anom Widiyantoro menambah daftar kepala daerah Pemalang yang tersandung kasus korupsi.

Sebelumnya, mantan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo juga pernah terjerat OTT KPK pada 2022 dalam perkara suap dan jual beli jabatan yang berujung pada vonis penjara.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

DPR Minta Audit Nasional Usai Korupsi Pakan Satwa KBS

Pemuja.com – Dugaan korupsi anggaran pakan dan perawatan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) mendapat perhatian DPR RI. Komisi IV DPR meminta pemerintah...

KPK Sita Uang Rp4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar saat menggeledah rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang...

Related Articles

Prabowo : Masak TNI-Polri Tak Bisa Usut 1.000 Tambang Ilegal

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan...

Musim Kemarau Memuncak, Karhutla Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia

Pemuja.com – Memasuki puncak musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali...

Viral Challenge Ayat Suci Berhadiah Miras, Polisi Tangkap 2 Orang

Pemuja.com – Kasus dugaan penistaan agama dalam acara The Sounds Project di...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Bandar Narkoba Beri Perlawanan

Pemuja.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok,...