Home Berita Kebakaran Bromo Meluas hingga 80 Hektare, Akses Dibatasi
BeritaNasional

Kebakaran Bromo Meluas hingga 80 Hektare, Akses Dibatasi

Share
Share

Pemuja.com – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas.

Hingga Rabu (5/8), luas area yang terdampak diperkirakan telah mencapai sekitar 80 hektare. Kondisi tersebut membuat pengelola taman nasional membatasi akses wisata demi menjaga keselamatan pengunjung.

Api pertama kali muncul pada Senin (3/8) di kawasan Blok Bantengan, Kabupaten Lumajang. Dipicu vegetasi yang mengering akibat musim kemarau serta embusan angin, kobaran api kemudian merambat ke sejumlah titik di kawasan kaldera hingga mendekati wilayah Kabupaten Probolinggo.

Tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar TNBTS, BPBD, TNI, Polri, Perhutani, relawan, dan masyarakat masih berupaya mengendalikan kebakaran. Namun, proses pemadaman menghadapi tantangan karena banyak titik api berada di lereng curam yang sulit dijangkau kendaraan maupun alat berat.

Kebakaran Bromo

Akses Wisata Bromo Dibatasi

Sebagai langkah antisipasi, Balai Besar TNBTS menutup sementara akses wisata melalui pintu Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro. Sementara itu, wisatawan yang masuk melalui jalur Cemoro Lawang maupun Wonokitri masih diperbolehkan berkunjung, tetapi hanya sampai kawasan Lautan Pasir. Area Savana tetap ditutup hingga situasi dinyatakan aman.

Pengelola mengimbau seluruh wisatawan mematuhi pembatasan tersebut dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko kecelakaan sekaligus memberi ruang bagi tim gabungan menjalankan operasi pemadaman.

Bromo

Upaya Pemadaman Savana Bromo Terus Dilakukan

Upaya pemadaman dilakukan melalui jalur darat menggunakan pompa gendong, alat pemukul api, serta kendaraan tangki air.

Selain itu, BPBD Jawa Timur memperkuat penanganan dengan dukungan drone pemantau dan operasi water bombing menggunakan helikopter guna menjangkau titik-titik api yang berada di lokasi terjal.

Petugas terus memantau perkembangan kebakaran agar api tidak semakin meluas ke kawasan konservasi lain maupun mendekati permukiman warga.

Hingga kini, sejumlah titik api masih terpantau mengeluarkan asap sehingga proses pemadaman dan pendinginan terus berlangsung.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Bandara Soetta Belum Dibuka, 1.039 Penerbangan dan 166 Ribu Penumpang Terdampak

Pemuja.com – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) masih belum beroperasi pada Senin (7/9/2026) pagi. Penutupan akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau kembali...

Penutupan Bandara Soetta Molor Lagi, Penumpang Harus Tunggu hingga 17.30 WIB

Pemuja.com – Harapan calon penumpang untuk kembali terbang siang ini kembali tertunda. Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga Minggu (6/9/2026) siang belum dibuka setelah penutupan...

Related Articles

Moskow Dihantam Ribuan Drone, Rusia Akan Balas Dendam

Pemuja.com – Rusia menyatakan akan meningkatkan serangan terhadap target militer di Kyiv...

Kantor Summarecon Bogor Digeledah KPK, Akankah Menyeret Sang Menteri?

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bergerak dalam penyidikan dugaan suap...

Update Hari ke-9 KM Virgo 8 Tenggelam, 123 Korban Masih Dicari

Pemuja.com – Berita terbaru datang dari pencarian korban KMP Virgo Transport 8...

AI Kini Punya Tubuh, Pameran Robot China Buktinya

Pemuja.com – Perkembangan robot berbasis kecerdasan buatan atau AI semakin cepat. Saat...