Home Berita Pertamina Pangkas 139 Anak Usaha, Danantara Dorong Konsolidasi
BeritaNasional

Pertamina Pangkas 139 Anak Usaha, Danantara Dorong Konsolidasi

Share
Share

Pemuja.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mendorong perampingan struktur usaha PT Pertamina (Persero). Sebanyak 139 anak usaha Pertamina masuk dalam proses penataan dan konsolidasi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Danantara meningkatkan efisiensi serta menyederhanakan struktur perusahaan milik negara. Penataan dilakukan agar bisnis Pertamina lebih fokus pada kegiatan utama di sektor energi.

Konsolidasi juga diarahkan untuk mengurangi struktur usaha yang dinilai terlalu berlapis. Dengan begitu, pengelolaan perusahaan diharapkan menjadi lebih sederhana dan efektif.

Danantara Dorong Struktur Lebih Sederhana

Danantara sebagai badan pengelola investasi BUMN memiliki mandat untuk mengoptimalkan pengelolaan aset dan operasional perusahaan negara.

Dalam proses penataan Pertamina, anak usaha yang memiliki bidang bisnis serupa atau memiliki fungsi yang dapat digabung akan dikonsolidasikan. Skema tersebut diharapkan dapat mengurangi duplikasi fungsi dalam grup usaha.

Pertamina sebelumnya memang telah melakukan perampingan sejumlah entitas. Hingga akhir semester I 2026, perusahaan disebut telah merampingkan 31 entitas usaha sebagai bagian dari transformasi bisnis.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa restrukturisasi Pertamina dilakukan secara bertahap. Prosesnya tidak hanya menyangkut penggabungan perusahaan, tetapi juga penataan portofolio bisnis.

Pertamina Fokus pada Bisnis Inti

Perampingan anak usaha juga berkaitan dengan upaya Pertamina kembali memperkuat fokus pada bisnis utama. Pertamina memiliki rantai bisnis yang luas, mulai dari hulu migas, pengolahan, distribusi, hingga energi baru dan terbarukan.

Sebelumnya, pemerintah juga telah membahas kemungkinan pengalihan sejumlah bisnis noninti Pertamina ke perusahaan BUMN lain. Salah satu contohnya adalah rencana pengalihan Pelita Air yang sebelumnya berada dalam ekosistem Pertamina untuk masuk ke bawah Garuda Indonesia.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penataan portofolio BUMN. Perusahaan diharapkan tidak menjalankan bisnis yang berada di luar kompetensi utama apabila kegiatan tersebut dapat dikelola oleh BUMN lain.

BUMN Menjadi BP BUMN

Konsolidasi Jadi Strategi Efisiensi

Konsolidasi anak usaha menjadi salah satu strategi pemerintah untuk membangun struktur BUMN yang lebih efisien. Pemerintah sebelumnya juga menargetkan pengurangan jumlah BUMN secara nasional melalui penggabungan sejumlah perusahaan.

Dengan struktur yang lebih ramping, biaya administrasi dan pengelolaan perusahaan diharapkan dapat ditekan. Konsolidasi juga membuka peluang bagi perusahaan untuk meningkatkan skala bisnis dan memperkuat daya saing.

Bagi Pertamina, penataan tersebut menjadi penting karena grup perusahaan memiliki banyak entitas dengan karakteristik bisnis yang beragam. Penyederhanaan struktur diharapkan membuat pengambilan keputusan lebih cepat dan koordinasi antarperusahaan lebih efektif.

Proses konsolidasi tetap perlu memperhatikan fungsi strategis masing-masing perusahaan. Terutama bagi entitas yang berkaitan langsung dengan ketahanan energi nasional.

Restrukturisasi ini juga sejalan dengan kerangka baru pengelolaan BUMN. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 memberikan ruang bagi BUMN untuk melakukan penggabungan, peleburan, pengambilalihan, maupun pemisahan perusahaan sebagai bagian dari penataan korporasi.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

Kasus Tanah Summarecon Memanas, Nusron Dua Kali Absen, Uang Hercules Disita KPK

Pemuja.com – Ada yang menarik dari perkembangan kasus dugaan korupsi pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa...

IHSG Ambruk 11 Persen, Ada Apa dengan Pasar Modal Indonesia?

Pemuja.com – Hari kelam dialami pasar saham Indonesia pada Jumat, 16 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas hingga 11,4 persen....

Related Articles

Bitcoin Anjlok ke US$78 Ribu Usai Binance Diretas Rp100 Triliun

Pemuja.com – Harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam hingga menyentuh kisaran US$78.000...

BNPB : Titik Karhutla Papua Selatan Menurun 78%

Pemuja.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca...

Mengejutkan! Netanyahu Gagal Raih Mayoritas di Pemilu Israel

Pemuja.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadapi tantangan politik setelah koalisi...

KPK Usut Dugaan Kickback Vendor kepada Oknum BNPB

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pemberian imbal balik atau...