Home Berita Update Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: 14 Orang Meninggal Dunia
BeritaNasional

Update Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: 14 Orang Meninggal Dunia

Share
Share

Pemuja.com – Duka itu ternyata belum mencapai puncaknya. Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang sebelumnya dilaporkan menewaskan 7 orang, kini kembali memakan korban. Angka itu naik tajam menjadi 14 orang meninggal dunia.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan : “Update pukul 08.45 WIB, 14 meninggal dunia, 84 korban luka luka, proses penanganan masih berlangsung.”

Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat

Call Centre 121

Dalam situasi yang penuh ketidakpastian, KAI juga membuka jalur komunikasi bagi keluarga korban.

Melalui Dirut KAI, keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya diminta segera menghubungi call center 121 atau langsung mendatangi posko darurat yang didirikan di Stasiun Bekasi Timur dan juga stasiun Gambir yang akan dibuka selama 2 minggu ke depan.

Langkah ini menjadi penting, bukan hanya untuk mempercepat proses identifikasi, tetapi juga agar keluarga tidak terus berada dalam ketidakpastian yang melelahkan.

Di Balik Bertambahnya Angka

Bertambahnya jumlah korban bukan sekadar soal data yang diperbarui.

Sejak malam kejadian, proses evakuasi berlangsung dalam tekanan. Rangkaian kereta yang ringsek membuat tidak semua korban bisa langsung dijangkau.

Sebagian korban dalam posisi terjepit dan harus dikeluarkan secara perlahan, dengan kehati-hatian tinggi. Di titik inilah waktu menjadi faktor yang tak bisa dilawan.

Saat ini sedang berlangsung konfrensi pers di Stasiun Bekasi Timur dari Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Dirut PT KAI Bobby Rasyidin dan Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI M.Syafii.

Dipastikan tidak ada korban lagi di dalam gerbong dan lokomotif KA Argo Bromo sudah berhasil ditarik lepas dari KRL. Dan untuk penyebab kecelakaan akan diserahkan penuh kepada investigasi KNKT.

Tragedi yang Belum Usai

Apa yang terjadi di Bekasi Timur kini terasa lebih dari sekadar kecelakaan.

Di tengah situasi yang masih berkembang, satu hal yang kini terasa semakin jelas, tragedi ini belum benar-benar selesai, karena dampaknya masih terus dirasakan, perlahan, oleh mereka yang ditinggalkan.

Pertanyaan tentang keselamatan, tentang sistem, dan tentang apa yang seharusnya bisa dicegah, kini berdiri di depan mata. Investigasi dari KNKT sangat dinantikan.

Kami akan terus mengikuti perkembangan dan memberikan update terbaru dari kejadian ini, karena di balik setiap informasi, ada harapan agar peristiwa serupa tidak lagi terulang.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Gempa Dahsyat M 7,8 Guncang Filipina Pagi Ini, Tsunami Sempat Diperingatkan

Pemuja.com – Filipina diguncang gempa bumi kuat pada Senin pagi, 8 Juni 2026. Gempa berkekuatan magnitudo 7,8 itu terjadi di wilayah selatan Filipina...

Prabowo Terima Surat Kepercayaan dari 17 Duta Besar Negara

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan (Letter of Credence) dari 17 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) negara-negara sahabat...

Related Articles

Guru Keluhkan MBG Ganggu Pembelajaran “Ngadu Ke Siapa?”

Pemuja.com – Seorang guru mengeluhkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka...

GOAT CR7 Akan Memulai Debut Malam Ini, Saksikan Juga 4 Pertandingan Seru Lainnya

Pemuja.com – Piala Dunia 2026 akhirnya menuntaskan rangkaian pertandingan pertama fase grup....

Putin Akan Sambut Pemimpin ASEAN di KTT Kazan Rusia

Pemuja.com – Presiden Rusia, Vladimir Putin, menjamu para pemimpin negara-negara ASEAN dalam...

Reformasi MBG: Pegawai BGN Dilarang Miliki SPPG

Pemuja.com – Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan reformasi besar terhadap tata kelola...