Pemuja.com – Pemerintah Iran mulai menggelar rangkaian prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Untuk pertama kalinya sejak wafat akibat serangan udara pada akhir Februari 2026, peti jenazah Khamenei ditampilkan kepada publik dan disambut ribuan warga yang memadati lokasi untuk memberikan penghormatan terakhir.
Suasana duka menyelimuti lokasi persemayaman di Grand Mosalla, Teheran. Ribuan pelayat terlihat menangis dan meneriakkan slogan-slogan keagamaan saat peti jenazah Khamenei dibawa ke aula utama. Jenazah kemudian disemayamkan untuk penghormatan publik yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari.
Penghormatan Terakhir Dimulai di Teheran
Rangkaian upacara resmi pemakaman dimulai pada 4 Juli 2026 di Imam Khomeini Mosalla, Teheran. Pemerintah Iran memperkirakan jutaan warga akan menghadiri prosesi tersebut.
Untuk mengakomodasi para pelayat yang datang dari berbagai wilayah, pemerintah menyiapkan fasilitas di masjid, stadion, taman kota, hingga kamp-kamp sementara. Setelah prosesi di Teheran selesai, jenazah dijadwalkan dimakamkan di Kota Mashhad pada 9 Juli 2026.

Delegasi Asing Hadiri Prosesi Pemakaman
Prosesi pemakaman juga menarik perhatian dunia internasional. Pemerintah Iran menyebut lebih dari 100 negara mengirimkan perwakilan untuk menghadiri penghormatan terakhir bagi Ayatollah Ali Khamenei.
Delegasi yang hadir terdiri atas kepala negara, ketua parlemen, menteri luar negeri, utusan khusus pemerintah, hingga tokoh masyarakat dari berbagai negara. Sejumlah perwakilan dari Indonesia dan Afghanistan juga menjadi tamu asing pertama yang memberikan penghormatan di lokasi persemayaman.
Selain delegasi resmi, kelompok aktivis, akademisi, jurnalis, dan perwakilan organisasi dari berbagai negara Eropa turut datang ke Teheran untuk mengikuti rangkaian prosesi pemakaman.
Pemakaman Diperkirakan Dihadiri Jutaan Pelayat
Pemerintah Iran memperkirakan jumlah pelayat yang mengikuti seluruh rangkaian penghormatan terakhir dapat mencapai antara 15 hingga 20 juta orang.
Setelah prosesi di Teheran, iring-iringan jenazah dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke sejumlah kota, termasuk Qom, Baghdad, Karbala, dan Najaf, sebelum akhirnya dimakamkan di Mashhad pada 9 Juli mendatang
Leave a comment