Pemuja.com – Jutaan halaman dokumen yang dikenal sebagai Epstein Files kini menjadi sorotan dunia. Dokumen tersebut dibuka ke publik oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ).
Berkas ini memuat berbagai bukti investigasi. Isinya mencakup foto, video, email, serta catatan komunikasi lain. Seluruh dokumen berkaitan dengan Jeffrey Epstein, seorang pengusaha asal Amerika Serikat.
Epstein diketahui terlibat dalam jaringan kejahatan seksual dan perdagangan anak di bawah umur. Kasusnya menjadi salah satu skandal terbesar dalam sejarah hukum modern AS.
Siapa Jeffrey Epstein?
Jeffrey Epstein adalah seorang financier dan pengusaha yang memiliki relasi luas dengan tokoh berpengaruh dunia. Ia lama bergerak di lingkaran elite politik, bisnis, dan sosial.
Pada 2019, Epstein ditangkap aparat federal AS. Ia didakwa atas kasus perdagangan seks anak di bawah umur. Kejahatan itu disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Namun, proses hukum tidak pernah tuntas. Epstein meninggal dunia di dalam sel tahanan sebelum diadili. Penyebab resmi kematiannya dinyatakan sebagai bunuh diri.
Hingga kini, kematian Epstein masih menimbulkan spekulasi publik. Banyak pihak mempertanyakan pengawasan di penjara saat kejadian.
Epstein juga dikenal memiliki aset mewah. Salah satunya adalah pulau pribadi di Karibia yang sering disebut “Epstein Island”. Pulau itu diduga menjadi lokasi terjadinya kejahatan.

Apa Itu Epstein Files dan Berapa Banyak Isinya?
Epstein Files adalah istilah untuk kumpulan dokumen investigasi terkait kasus Epstein. Berkas ini dikumpulkan selama bertahun-tahun oleh aparat penegak hukum.
Isinya meliputi:
- email dan korespondensi pribadi
- foto dan video
- log penerbangan
- catatan perjalanan
- dokumen administratif
Awalnya, dokumen tersebut disegel oleh pengadilan. Publik hanya bisa mengakses sebagian kecil isinya.
Namun, melalui Epstein Files Transparency Act dan perintah pengadilan, dokumen itu mulai dibuka. Rilis besar dilakukan pada akhir Januari 2026.
Total dokumen yang dibuka diperkirakan mencapai 3,5 hingga 6 juta halaman. Rilis terbaru mencakup sekitar 3,5 juta halaman tambahan. Di dalamnya terdapat 2.000 video dan 180.000 gambar.
Meski begitu, sebagian berkas masih disensor. Langkah ini diambil untuk melindungi identitas korban dan kepentingan penyelidikan lanjutan.
Nama Tokoh yang Disebut dalam Epstein Files
Epstein Files turut menyebut banyak tokoh dunia. Namun, otoritas hukum menegaskan bahwa penyebutan nama tidak sama dengan tuduhan pidana.
Banyak nama muncul dalam konteks:
- pertemanan sosial
- acara resmi
- korespondensi administratif
Beberapa tokoh terkenal yang tercantum dalam dokumen antara lain:
- Donald Trump, mantan Presiden Amerika Serikat
- Bill Clinton, mantan Presiden Amerika Serikat
- Elon Musk, pengusaha teknologi
- Bill Gates, pendiri Microsoft
- Prince Andrew (Andrew Mountbatten-Windsor), anggota Kerajaan Inggris
- Sarah Ferguson, Duchess of York
- Peter Mandelson, mantan politikus Inggris
- Steve Tisch, Peter Attia, dan sejumlah nama publik lainnya
Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa kemunculan nama tersebut tidak otomatis menunjukkan keterlibatan dalam kejahatan Epstein. Banyak referensi bersifat administratif atau sosial.
Pembukaan Epstein Files memberi gambaran luas tentang jaringan sosial Jeffrey Epstein. Dokumen ini juga memperlihatkan kompleksitas penyelidikan kasus kejahatan seksual berskala besar.
Namun, publik diimbau untuk membaca dokumen secara utuh dan kontekstual. Hingga kini, proses hukum tetap menempatkan bukti dan putusan pengadilan sebagai dasar utama penilaian
Leave a comment