Pemuja.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar gerakan “Jaga Jakarta Bersih” secara serentak pada Minggu (8/2). Aksi ini dilakukan di seluruh wilayah Jakarta. Kegiatan melibatkan ASN, TNI–Polri, BUMD, relawan, dan warga.
Mereka membersihkan lingkungan permukiman, saluran air, sungai, serta fasilitas umum. Gerakan ini bertujuan meningkatkan kebersihan kota dan mencegah banjir.
Aksi “Jaga Jakarta Bersih” Dipimpin Gubernur
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turun langsung memimpin kerja bakti. Ia didampingi Ketua Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla (JK) di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur.
Meski hujan turun, kegiatan tetap berjalan. Pemerintah Provinsi DKI mencatat lebih dari 170 ribu orang ikut ambil bagian dalam aksi serentak tersebut.

Menindaklanjuti Arahan Presiden di Rakornas
Pramono menyebut gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Arahan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) beberapa waktu lalu.
Presiden menekankan pentingnya penanganan sampah secara serius. Menurutnya, persoalan kebersihan berdampak pada kesehatan, lingkungan, dan ekonomi.
Baca Juga : Disentil Prabowo, Bali Gelar Aksi Besar Bersihkan Sampah Pantai
Sorotan soal Bali Bersih – Bersih Jadi Pengingat Daerah
Dalam Rakornas, Presiden Prabowo juga menyinggung kondisi kebersihan Bali. Ia menilai persoalan sampah masih menjadi tantangan, terutama di kawasan wisata.
Pernyataan itu memicu aksi Pembersihan di sejumlah daerah di Bali. Hal tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga wajah Indonesia di mata dunia.

Dorong Kebersihan Jadi Budaya Warga
Jusuf Kalla menegaskan kebersihan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting.
Pemprov DKI berharap gerakan “Jaga Jakarta Bersih” menjadi kegiatan rutin. Pemerintah ingin kebersihan tumbuh sebagai budaya warga, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Leave a comment