Home Berita KPK Cabut Tahanan Rumah, Yaqut Kembali ke Rutan
BeritaNasional

KPK Cabut Tahanan Rumah, Yaqut Kembali ke Rutan

Share
Share

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) resmi mencabut status tahanan rumah terhadap Yaqut Cholil Qoumas. Mantan Menteri Agama tersebut kini kembali ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK setelah sebelumnya menjalani penahanan di rumah.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pengalihan jenis penahanan dilakukan pada Senin, 23 Maret 2026, sebagai bagian dari proses penyidikan yang masih berjalan.

Bagian dari Kebutuhan Penyidikan

KPK menegaskan bahwa perubahan status penahanan ini dilakukan berdasarkan kebutuhan teknis penyidikan. Pengembalian ke rutan dinilai penting untuk memastikan proses hukum berjalan lebih optimal hingga tahap penuntutan.

“Hari ini KPK melakukan proses pengalihan jenis penahanan… dari tahanan rumah untuk kembali menjadi tahanan Rutan KPK,” ujar Budi.

Baca Juga : Yaqut Bela Pembagian Kuota Haji 50:50, KPK Langsung Bantah

Selain itu, lembaga antirasuah memastikan bahwa seluruh proses tetap berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan tidak akan menghambat penyelesaian perkara.

Yaqut Sempat Jadi Tahanan Rumah

Sebelumnya, Yaqut Cholil Qoumas diketahui menjalani tahanan rumah sejak 19 Maret 2026. Status tersebut diberikan setelah adanya permohonan dari pihak keluarga dan tetap berada dalam pengawasan KPK.

Namun, setelah evaluasi lebih lanjut, KPK memutuskan untuk mengembalikan status penahanan ke rutan sebagai bagian dari langkah lanjutan penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024.

Yaqut

Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Sebelum kembali ditempatkan di rutan, Yaqut sempat menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit sebagai prosedur standar. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisiknya layak menjalani masa penahanan.

Kasus Yaqut Masih Berjalan

Kasus yang menjerat Yaqut terkait dugaan korupsi pengelolaan kuota haji. KPK memastikan penyidikan masih terus berprogres dan akan dilanjutkan hingga berkas perkara dinyatakan lengkap untuk tahap penuntutan.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

Refleksi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Antara Janji, Capaian, dan Suara Rakyat

Pemuja.com – Esok, Tanggal 20 Oktober menandai dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Momentum ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi capaian...

IHSG Anjlok Lagi ke Level 4.900-an, Efek MSCI Masih Menghantui

Pemuja.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan hebat pada perdagangan Senin (19/10/2026). Indeks saham Indonesia itu merosot ke level 4.900-an...

Related Articles

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Prajurit ke Jakarta

Pemuja.com – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto akhirnya mengungkap alasan pengerahan 20.980...

Como Menggila! Bantai Lens 9-1 di Liga Champions

Pemuja.com – Luar biasa! Como 1907 semakin mengguncang sepak bola Eropa. Setelah...

SBY Resah Politik Indonesia Makin Liar, Singgung Konflik Elite

Pemuja.com – Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan keresahannya...

Abdul El-Sayed Cetak Sejarah Jadi Senat Muslim Pertama AS

Pemuja.com – Sejarah baru tercipta dalam politik Amerika Serikat. Abdul El-Sayed berhasil...