Home Berita Karhutla Riau Meluas, Penanggulangan & Penyelidikan Digencar
BeritaNasional

Karhutla Riau Meluas, Penanggulangan & Penyelidikan Digencar

Share
Share

Pemuja.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Riau, menambah deretan panjang insiden serupa yang telah menghantui wilayah tersebut dalam dua dekade terakhir.

Dalam kurun 24 jam terakhir, lebih dari 1.000 hektare lahan dilaporkan terbakar, tersebar di 12 kabupaten/kota termasuk Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Bengkalis, dan Pekanbaru.

Kabupaten Rokan Hilir mencatatkan jumlah tertinggi dengan 110 titik api, disusul Rokan Hulu sebanyak 63 titik, Pelalawan 20 titik, serta Siak dan Bengkalis masing-masing 6 titik, dan Kampar 2 titik. 

Kondisi ini memaksa pemerintah menetapkan status Tanggap Darurat untuk Rokan Hulu dan Rokan Hilir, sedangkan 10 kabupaten lainnya dinyatakan dalam kondisi Siaga Darurat.

Asap tebal bahkan mulai mengancam kesehatan warga dan menimbulkan potensi pencemaran lintas batas ke Malaysia.

Bencana Karhutla Riau, Disebabkan Manusia?

Meski kemarau panjang dan suhu tinggi memperparah situasi, para ahli dan pejabat pemerintah menekankan bahwa faktor manusia menjadi penyebab utama dari kebakaran kali ini.

Aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar, yang sudah dilarang secara hukum, masih sering dilakukan oleh sejumlah individu dan kelompok.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurrofiq menegaskan bahwa tindakan tersebut adalah pelanggaran serius.

“Pembakaran lahan dalam bentuk apa pun adalah pelanggaran hukum berat yang akan ditindak tanpa kompromi,” ujarnya dalam konferensi pers.

Polri Menetapkan 46 Tersangka

Sejak status darurat diberlakukan, Polda Riau telah menetapkan 46 tersangka dalam kasus karhutla ini. Luas lahan yang terbakar akibat perbuatan mereka ditaksir mencapai 280 hektare. Para tersangka berasal dari berbagai daerah termasuk Kampar, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, dan Pekanbaru.

Barang bukti yang berhasil diamankan di lapangan mencakup cangkul, korek api, jeriken, dan kayu bekas terbakar. Penegakan hukum ini menjadi bentuk komitmen aparat untuk menekan insiden serupa di masa depan.

Penanggulangan Karhutla Riau
Water Bombing untunk mereda Karhutla Riau (Foto : Lanud RSN)

Upaya Penanggulangan dan Pencegahan Karhutla Riau

Berbagai instansi terlibat dalam memadamkan api, mulai dari TNI, Polri, Manggala Agni, hingga masyarakat setempat.

Operasi water bombing terus dilakukan di wilayah perbukitan, terutama di Rokan Hulu yang paling terdampak.

Pemerintah juga telah mengaktifkan program Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memicu hujan buatan, yang diharapkan mampu meredam kebakaran.

Gubernur Riau menerbitkan surat edaran kepada perangkat desa, RT/RW, dan camat agar memperketat pengawasan dan memberikan edukasi mengenai larangan membakar lahan.

Ancaman Kesehatan dan Reputasi

Karhutla tak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kesehatan dan reputasi Indonesia di mata dunia. Kualitas udara di beberapa wilayah Riau turun drastis, menyebabkan gangguan pernapasan pada warga.

Di sisi lain, insiden ini menimbulkan pertanyaan mengenai komitmen Indonesia terhadap penanggulangan perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Roy Suryo Cs Tolak RJ, Minta Penyidikan Distop

Pemuja.com – Kubu Roy Suryo resmi meminta penghentian penyidikan dalam perkara dugaan fitnah ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Permohonan itu diajukan melalui...

Zelensky Siap Lepas Wilayah ke Rusia demi Gencatan Senjata?

Pemuja.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dilaporkan mempertimbangkan opsi menyerahkan sebagian wilayah negaranya kepada Rusia sebagai bagian dari skema gencatan senjata. Isu ini...

Related Articles

Dinyatakan Tewas Oleh AS–Israel, Eks Presiden Iran Masih Hidup

Pemuja.com – Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad muncul ke publik setelah sebelumnya...

Selat Hormuz Tutup, Cadangan BBM Indonesia Sangat Tipis?

Pemuja.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat,...

Kemlu Sebut 15 WNI Ingin Keluar dari Iran, Siapkan Evakuasi

Pemuja.com – Kementerian Luar Negeri menyatakan sebanyak 15 Warga Negara Indonesia (WNI)...

Prabowo Siap Jadi Mediator untuk Konflik di Timur Tengah

Pemuja.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan kesiapan dirinya dan Indonesia...