Home Berita Israel kembali serang Gaza, 104 warga Palestina tewas
BeritaInternasional

Israel kembali serang Gaza, 104 warga Palestina tewas

Share
Serangan Israel Ke Palestina
Share

Pemuja.com – Dalam perkembangan yang mengejutkan dan memicu kecaman internasional, Israel kembali melancarkan serangan udara besar-besaran ke Jalur Gaza pada 29 Oktober 2025, hanya beberapa minggu setelah peresmian gencatan senjata yang difasilitasi oleh Amerika Serikat dan Mesir.

Serangan ini menewaskan setidaknya 104 warga Palestina, termasuk 66 perempuan dan anak-anak, menjadikannya salah satu insiden paling mematikan sejak kesepakatan damai diumumkan.

Tipuan Gencatan Senjata

Gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada 10 Oktober 2025, dengan harapan meredakan ketegangan yang telah berlangsung.

Perjanjian ini disambut baik oleh komunitas internasional dan dianggap sebagai langkah awal menuju stabilitas di kawasan.

Namun, sejak saat itu, Israel tercatat telah beberapa kali melanggar kesepakatan dengan melakukan serangan terbatas ke wilayah Gaza.

Israel Langgar Perjanjian Gencatan Senjata

Serangan besar pada malam hari yang menewaskan 104 orang, dan serangan susulan dini hari yang menewaskan dua orang tambahan.

Menurut laporan dari pejabat kesehatan Palestina, sebagian besar korban adalah warga sipil, termasuk anak-anak yang sedang tidur di rumah mereka.

Israel mengklaim bahwa serangan tersebut merupakan respons terhadap pelanggaran oleh Hamas terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Namun, tidak ada bukti konkret yang dipublikasikan secara luas mengenai pelanggaran tersebut. Serangan ini memicu kekhawatiran bahwa gencatan senjata yang rapuh bisa runtuh sepenuhnya, dan memperburuk kondisi kemanusiaan di Gaza yang sudah kritis.

Reaksi Internasional Terhadap Serangan Israel

Meskipun Israel menyatakan bahwa gencatan senjata kembali berlaku setelah serangan tersebut, banyak pihak mempertanyakan komitmen Israel terhadap perdamaian jangka panjang.

Kelompok Hamas telah menyerahkan dua jenazah warga Israel sebagai bagian dari upaya menjaga kesepakatan, namun serangan balasan ini justru memperkeruh suasana.

Negara-negara seperti Turki, Qatar, dan beberapa anggota Uni Eropa telah mengutuk serangan tersebut dan menyerukan penyelidikan independen.

Amerika Serikat belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam tindakan tersebut, meski sebelumnya berperan sebagai mediator dalam perjanjian damai.

Perang Akan Kembali Memanas?

Serangan ini menandai titik balik yang mengkhawatirkan dalam proses perdamaian Israel-Palestina. Kematian 104 warga sipil bukan hanya tragedi kemanusiaan, tetapi juga ancaman nyata terhadap stabilitas regional.

Dunia internasional kini menanti langkah konkret dari para pemimpin global untuk memastikan bahwa gencatan senjata bukan sekadar janji kosong, melainkan komitmen nyata untuk menghentikan penderitaan warga sipil di Gaza.

Jika kamu ingin artikel ini dikembangkan menjadi laporan investigatif, infografik, atau versi editorial untuk publikasi, aku siap bantu.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

Refleksi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Antara Janji, Capaian, dan Suara Rakyat

Pemuja.com – Esok, Tanggal 20 Oktober menandai dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Momentum ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi capaian...

IHSG Anjlok Lagi ke Level 4.900-an, Efek MSCI Masih Menghantui

Pemuja.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan hebat pada perdagangan Senin (19/10/2026). Indeks saham Indonesia itu merosot ke level 4.900-an...

Related Articles

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Prajurit ke Jakarta

Pemuja.com – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto akhirnya mengungkap alasan pengerahan 20.980...

Como Menggila! Bantai Lens 9-1 di Liga Champions

Pemuja.com – Luar biasa! Como 1907 semakin mengguncang sepak bola Eropa. Setelah...

SBY Resah Politik Indonesia Makin Liar, Singgung Konflik Elite

Pemuja.com – Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan keresahannya...

Abdul El-Sayed Cetak Sejarah Jadi Senat Muslim Pertama AS

Pemuja.com – Sejarah baru tercipta dalam politik Amerika Serikat. Abdul El-Sayed berhasil...