Home Berita 8 Negara Siap Menangkap Benjamin Netanyahu, Siapa Saja?
BeritaInternasional

8 Negara Siap Menangkap Benjamin Netanyahu, Siapa Saja?

Share
PM Israel
PM Israel
Share

Pemuja.com – Gencatan senjata yang berulang kali dilanggar Israel di Gaza membuat tekanan internasional kembali menguat. Serangan demi serangan masih terjadi meski ada seruan jeda kemanusiaan. Sorotan dunia kini tertuju pada langkah hukum yang menyasar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Delapan negara menyatakan siap menangkap Netanyahu jika ia memasuki wilayah mereka. Sikap ini muncul setelah Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terkait dugaan kejahatan perang di Gaza.

ICC menilai ada dugaan kuat bahwa Netanyahu terlibat dalam tindakan yang menghambat bantuan kemanusiaan ke Gaza. Surat perintah itu membuat setiap negara anggota ICC wajib menahan dan menyerahkan Netanyahu jika ia berada dalam wilayah mereka. Perintah ini meningkatkan tekanan hukum terhadap Israel.

Negara-Negara yang Menyatakan Kesiapan

Berikut daftar delapan negara yang menyatakan siap menahan Netanyahu sesuai aturan hukum internasional:

  1. Turki
  2. Slovenia
  3. Lituania
  4. Norwegia
  5. Swiss
  6. Irlandia
  7. Italia
  8. Kanada

Negara-negara ini menegaskan bahwa mereka akan mematuhi kewajiban hukum yang berlaku. Mereka juga menyampaikan bahwa surat perintah tersebut harus dihormati sebagai bagian dari sistem hukum internasional yang telah disepakati bersama.

Tekanan Internasional yang Meningkat

Kesiapan delapan negara itu menunjukkan meningkatnya perhatian publik global. Banyak pihak melihat bahwa pemimpin negara pun tidak kebal hukum. Sikap negara-negara tersebut menjadi sinyal penting bahwa hukum internasional harus dihormati.

Tantangan dalam Pelaksanaan

Meski tegas, langkah ini tidak mudah. Penahanan pemimpin asing memunculkan risiko diplomatik. Setiap negara memiliki hubungan politik dan ekonomi yang berbeda dengan Israel. Tantangan ini membuat implementasi perintah ICC tidak selalu berjalan mulus.

Dampak bagi Netanyahu

Selama surat perintah masih berlaku, Netanyahu akan memiliki ruang gerak yang lebih sempit. Perjalanan internasionalnya berisiko tinggi. Dukungan politik dari sebagian negara mungkin membantu, tetapi keputusan delapan negara ini tetap memberi tekanan yang nyata.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Menkeu Purbaya “Blacklist” Penerima LPDP yang Hina Indonesia

Pemuja.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi penerima beasiswa negara yang melontarkan pernyataan bernada merendahkan Indonesia. Ia bahkan...

Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Siap Perkuat Hubungan RI-UEA

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (UEA), dalam rangka kunjungan kerja lanjutan setelah lawatan sebelumnya ke...

Related Articles

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan hingga 24 Maret Selama Libur Lebaran

Pemuja.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meniadakan kebijakan pembatasan kendaraan dengan...

Kemacetan “Horor” di Gilimanuk, Antrean Tembus Puluhan Kilometer

Pemuja.com – Kemacetan parah atau disebut “horor” terjadi di jalur menuju Pelabuhan...

Pemerintah Siapkan Pangkas Anggaran, Jaga Defisit Tetap Aman

Pemuja.com – Pemerintah Indonesia mulai menyiapkan langkah pemangkasan anggaran sebagai respons terhadap...

Video Benjamin Netanyahu Diduga Janggal, Hasil Deepfake AI?

Pemuja.com – Kemunculan sejumlah video terbaru Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, justru...