Home Berita Kontroversi Bandara Ilegal IMIP Morowali Makin Menjadi-Jadi
BeritaNasional

Kontroversi Bandara Ilegal IMIP Morowali Makin Menjadi-Jadi

Share
Share

Pemuja.com – Bandara milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, mendadak viral setelah disebut sebagai bandara ilegal.

Bandara ini berstatus khusus dan telah beroperasi sejak 2014 di kawasan industri nikel. Namun, publik baru menyadari keberadaannya ketika Satgas Penertiban Kawasan Hutan menemukan bahwa bandara tersebut beroperasi tanpa pengawasan resmi dari negara.

Temuan Satgas Di Bandara Morowali

Satgas PKH menyoroti absennya pihak imigrasi, bea cukai, dan aparat keamanan di bandara IMIP. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa bandara tersebut menjadi pintu masuk dan keluar Warga Negara Asing (WNA), khususnya pekerja asal Tiongkok, tanpa prosedur resmi.

Kondisi ini bahkan disebut sebagai “negara dalam negara” karena fasilitas strategis beroperasi tanpa kontrol pemerintah.

Tanggapan Pemerintah Tentang Bandara Ilegal Morowali

Politisi dari DPR RI menegaskan bahwa kedaulatan negara tidak bisa ditawar. Mereka mendesak Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, serta aparat pertahanan dan keamanan untuk segera melakukan investigasi dan menindak tegas pihak yang mengoperasikan bandara tanpa izin resmi.

Pemerintah juga diminta menutup celah hukum yang memungkinkan bandara swasta beroperasi tanpa pengawasan.

Satgas Morowali
Satgas Akan Menindaklanjuti Temuan Bandara Ilegal

Dampak terhadap Kedaulatan dan Industri

Keberadaan bandara IMIP menimbulkan dilema: di satu sisi mendukung kelancaran industri nikel yang melibatkan ribuan pekerja, namun di sisi lain mengancam kedaulatan dan keamanan nasional.

Mayoritas saham PT IMIP dikuasai oleh perusahaan asing, sehingga isu ini semakin sensitif dalam konteks pengelolaan sumber daya strategis.

Penemuan bandara IMIP Morowali membuka mata publik tentang lemahnya pengawasan negara terhadap fasilitas vital.

Kasus ini menegaskan perlunya regulasi yang jelas dan pengawasan ketat agar kepentingan industri tidak mengorbankan kedaulatan Indonesia.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

MBG Disorot, Antara Gizi dan Beban Anggaran

Pemuja.com – Kejanggalan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bermunculan dari daftar pengadaannya. Di saat fokus utama seharusnya pada pemenuhan kebutuhan pangan,...

UU PPRT Resmi Disahkan: Ini Poin-Poin Penting Pentingnya

Pemuja.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna di...

Related Articles

Tragedi Bus ALS Vs Truk Tangki di Sumsel, 16 Orang Tewas

Pemuja.com – Kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk...

Daftar Homeless Media Yang Digandeng Bakom RI

Pemuja.com – Pemerintah melalui Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI resmi menggandeng sejumlah...

Zelensky Ancam Balas Serangan Rusia saat Victory Day

Pemuja.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan negaranya siap membalas setiap serangan...

Bakom RI Gandeng Homeless Media, Banyak yang Menolak

Pemuja.com – Pemerintah melalui Bakom RI menggandeng “homeless media” atau media digital...