Home Berita Kasus Korupsi Pertamina : Masyarakat Ramai Beralih Ke Alternatif Lain
BeritaNasional

Kasus Korupsi Pertamina : Masyarakat Ramai Beralih Ke Alternatif Lain

Share
Samara, Russia - July 2, 2021: Shell gas station in sunny day. Shell V-power fuel station. Royal Dutch Shell is an Anglo-Dutch multinational oil and gas company
Share

Pemuja.com – Kasus korupsi yang melibatkan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, telah memicu reaksi keras dari masyarakat Indonesia.

Dugaan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) dari Pertalite menjadi Pertamax telah membuat publik geram.

Akibatnya, banyak masyarakat yang mulai mencari alternatif stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) selain milik Pertamina.

BACA JUGA : DANANTARA TELAH DIRESMIKAN : ERA BARU PER-INVESTASIAN DI INDONESIA?

SPBU Alternatif Yang Menjadi Pilihan Masyarakat

Beberapa SPBU alternatif yang kini menjadi pilihan masyarakat antara lain Shell, BP-AKR, dan Vivo.

Shell, sebagai perusahaan minyak multinasional, telah lama beroperasi di Indonesia dan menawarkan berbagai jenis bahan bakar berkualitas tinggi seperti Shell V-Power dan Shell Super.

BP-AKR, hasil kerja sama antara British Petroleum (BP) dan AKR, juga menyediakan bahan bakar berkualitas dengan teknologi ACTIVE yang membantu menjaga kinerja mesin kendaraan.

Sementara itu, SPBU Vivo yang dikelola oleh PT Vivo Energy Indonesia menawarkan bahan bakar dengan standar internasional seperti Revvo 89, Revvo 92, dan Revvo 95.

Respon Masyarakat Terhadap Kasus Pertamina

Respon masyarakat terhadap kasus korupsi ini sangat beragam. Banyak yang merasa kecewa dan marah karena merasa dikhianati oleh perusahaan plat merah yang seharusnya menjadi tulang punggung penyediaan BBM di Indonesia.

Di media sosial, seruan untuk memboikot Pertamina semakin kuat, dengan banyak pengguna berbagi pengalaman beralih ke SPBU lain.

Selain itu, beberapa tokoh masyarakat dan pejabat pemerintah juga turut angkat bicara.

BACA JUGA : HASTO KRISTIYANTO DITANGKAP KPK, POLITIK MAKIN MEMANAS

Menteri Koordinasi Pemberdayaan Manusia, Muhaimin Iskandar, mengusulkan sistem subsidi energi yang lebih tepat sasaran sebagai respon terhadap kasus korupsi ini.

Sementara itu, Pertamina membantah tuduhan pengoplosan dan menegaskan bahwa produk yang dijual telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Dirjen Migas.

Kasus korupsi ini telah menggoyahkan kepercayaan masyarakat terhadap Pertamina dan membuat mereka mencari alternatif bahan bakar lain.

BACA JUGA : JANGAN SALAH, INI BERBAGAI JENIS – JENIS KAVLING TANAH DAN POTENSINYA, BACA SEBELUM MEMBELI

Dengan semakin banyaknya pilihan SPBU selain Pertamina, masyarakat kini memiliki lebih banyak opsi untuk mendapatkan bahan bakar berkualitas tinggi.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Viral Pernyataan Mendes Soal Alfamart dan Indomaret Demi Koperasi Desa

Pemuja.com – Kemunculan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebelumnya sudah lebih dulu menghebohkan publik. Program ini ramai dibahas setelah muncul pengadaan kendaraan...

Tiga Kali ke Prancis Dalam Lima Bulan, Hubungan Indonesia-Prancis Makin Mesra

Pemuja.com – Di tengah situasi negara dan dunia yang masih dipenuhi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perjalanan ke luar...

Related Articles

Wacana Kenaikan Tarif Transjabodetabek Tuai Kekhawatiran Komuter

Pemuja.com – Kabar yang mulai membuat khawatir para pekerja komuter muncul dari...

Presiden Prabowo Pergi ke Lampung, Resmikan RSUD Baru

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung pada...

Harga Beras Naik di Sejumlah Daerah, Mentan Tegaskan Stok Beras Justru Surplus

Pemuja.com – Tanpa tanda-tanda penurunan, harga beras di sejumlah daerah di Indonesia...

Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Naik Hampir Rp4.000

Pemuja.com – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamina kembali menjadi...