Home Berita Shell Tinggalkan Bisnis SPBU di Indonesia Tahun Depan
BeritaNasional

Shell Tinggalkan Bisnis SPBU di Indonesia Tahun Depan

Share
Shell
Share

Pemuja.com – Shell Indonesia resmi mengumumkan pengalihan kepemilikan seluruh jaringan SPBU-nya kepada perusahaan patungan antara Citadel Pacific Limited dan Sefas Group.

Langkah ini bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan cerminan dari perubahan arah strategi energi global dan dinamika pasar domestik Indonesia.

Mengapa Shell Mundur?

Shell plc, sebagai perusahaan energi multinasional, tengah menjalankan strategi transformasi portofolio global. Fokus utama kini bergeser ke energi rendah karbon, pelumas, dan solusi berkelanjutan.

Dalam Capital Markets Day Shell, perusahaan menegaskan niatnya untuk merampingkan operasi hilir yang dianggap kurang strategis di masa depan.

Di Indonesia, nyatanya bisnis SPBU Shell menghadapi tantangan:

  • Dominasi Pertamina sebagai pemain utama dengan jaringan luas dan harga bersubsidi
  • Kebijakan impor BBM yang lebih ketat, berdampak pada pasokan dan margin keuntungan
  • Akuisisi kilang Shell di Singapura oleh perusahaan Tiongkok, yang memengaruhi rantai pasok regional

Pernyataan Resmi Shell

Vice President Corporate Relations Shell Indonesia, Susi Hutapea, menyampaikan dalam keterangan tertulis kepada CNN Indonesia (27 September 2025):

Ia menegaskan bahwa pengalihan ini merupakan bagian dari strategi global Shell untuk transformasi portofolio, dan bahwa Shell tetap berkomitmen di Indonesia, terutama dalam sektor pelumas dan energi rendah karbon. Produk BBM Shell akan tetap tersedia melalui perjanjian lisensi merek.

Apa Saja yang Diambil Alih?

Pengalihan ini mencakup:

  • Lebih dari 200 SPBU Shell di berbagai kota besar
  • Terminal BBM Gresik, pusat distribusi penting
  • Operasi pasokan dan distribusi BBM, termasuk logistik dan manajemen stok
    Namun, bisnis pelumas Shell tetap berada di bawah kendali Shell Indonesia dan tidak termasuk dalam transaksi ini.

Siapa Pemilik Baru?

Citadel Pacific Limited adalah pemegang lisensi merek Shell di Filipina dan Guam. Sefas Group telah lama menjadi mitra distribusi pelumas Shell di Indonesia. Kolaborasi ini diyakini mampu mempertahankan standar operasional dan kualitas layanan SPBU Shell.

Rencana Shell ke Depan di Indonesia

Setelah melepas bisnis SPBU, Shell akan fokus pada:

  1. Bisnis Pelumas :
  • Tetap memasarkan pelumas seperti Shell Helix dan Shell Advance
  • Pabrik pelumas dengan kapasitas produksi hingga 300 juta liter per tahun
  • Menargetkan pasar otomotif, industri, dan transportasi

2. Pabrik Manufaktur Gemuk di Marunda :

    • Fasilitas baru dengan kapasitas 12 kilo ton per tahun
    • Fokus pada produk gemuk industri untuk sektor manufaktur dan alat berat

    3. Energi Rendah Karbon :

      • Akuisisi EcoOils pada 2022, dengan dua fasilitas pengolahan limbah minyak nabati di Indonesia
      • Memperkuat portofolio Shell dalam bahan bakar rendah karbon dan mendukung transisi energi

      Dampak ke Konsumen

      Meski SPBU tidak lagi dikelola langsung oleh Shell, merek Shell tetap digunakan melalui perjanjian lisensi. Produk BBM Shell tetap tersedia dan dipasok oleh Shell, sehingga konsumen masih bisa menikmati bahan bakar berkualitas tinggi.

      Namun, transisi ini terjadi di tengah kelangkaan BBM di sejumlah SPBU swasta, termasuk Shell. Beberapa pakar menilai kebijakan impor BBM yang lebih ketat dan akuisisi kilang Shell di Singapura turut memperburuk pasokan.

      Share

      Leave a comment

      Leave a Reply

      Your email address will not be published. Required fields are marked *

      Don't Miss

      Viral Pernyataan Mendes Soal Alfamart dan Indomaret Demi Koperasi Desa

      Pemuja.com – Kemunculan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebelumnya sudah lebih dulu menghebohkan publik. Program ini ramai dibahas setelah muncul pengadaan kendaraan...

      Tiga Kali ke Prancis Dalam Lima Bulan, Hubungan Indonesia-Prancis Makin Mesra

      Pemuja.com – Di tengah situasi negara dan dunia yang masih dipenuhi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perjalanan ke luar...

      Related Articles

      Wacana Kenaikan Tarif Transjabodetabek Tuai Kekhawatiran Komuter

      Pemuja.com – Kabar yang mulai membuat khawatir para pekerja komuter muncul dari...

      Presiden Prabowo Pergi ke Lampung, Resmikan RSUD Baru

      Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung pada...

      Harga Beras Naik di Sejumlah Daerah, Mentan Tegaskan Stok Beras Justru Surplus

      Pemuja.com – Tanpa tanda-tanda penurunan, harga beras di sejumlah daerah di Indonesia...

      Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Naik Hampir Rp4.000

      Pemuja.com – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamina kembali menjadi...