Home Berita DPR Tak Jera, Rakyat Kian Geram : Rakyat Tuntut 17+8 Kembali
BeritaNasional

DPR Tak Jera, Rakyat Kian Geram : Rakyat Tuntut 17+8 Kembali

Share
Tuntutan Rakyat
Share

Pemuja.com – Setelah demonstrasi besar-besaran pada Agustus 2025 yang melahirkan gerakan 17+8, harapan rakyat akan reformasi hukum dan akuntabilitas politik kembali pupus.

Alih-alih memenuhi tuntutan rakyat, DPR RI justru mengesahkan RUU KUHAP yang kontroversial, sementara RUU Perampasan Asetyang menjadi salah satu tuntutan utamaditinggalkan begitu saja.

Rakyat Bertanya: Mana RUU Perampasan Aset?

Pengesahan RUU KUHAP pada 18 November 2025 memicu gelombang kekecewaan baru. Pasal-pasal yang dinilai memperluas kewenangan aparat tanpa kontrol ketat justru lolos, sementara RUU Perampasan Aset yang bertujuan mengembalikan harta hasil korupsi ke negara masih terkatung-katung di meja legislasi.

Padahal, RUU Perampasan Aset menjadi simbol harapan publik untuk menindak tegas koruptor dan memperkuat integritas hukum.

Ketika DPR memilih mendahulukan KUHAP, publik menilai langkah itu sebagai bentuk pengabaian terhadap aspirasi rakyat.

Wajah Lama Kembali, Tuntutan 17+8 Terabaikan

Kembalinya sejumlah anggota DPR yang sempat dinonaktifkan pasca demo Agustus, seperti Adies Kadir dan Uya Kuya, memperkuat kesan bahwa DPR tak jera.

Mereka kembali aktif tanpa sanksi berarti, bahkan duduk di komisi strategis yang membahas RUU-RUU krusial.

Sementara itu, dari 17 tuntutan utama dan 8 tuntutan tambahan yang diajukan masyarakat, sebagian besar belum ditindaklanjuti.

Pemerintah memang melakukan reshuffle dan menjanjikan evaluasi, tetapi substansi reformasi hukum dan politik masih jauh dari harapan.

Rakyat Tanpa Daya Dengar?

Gerakan rakyat telah menunjukkan daya hidupnya. Namun, pengesahan RUU KUHAP dan pembiaran terhadap RUU Perampasan Aset memperkuat kesan bahwa institusi negara belum siap berubah.

Demokrasi Indonesia tampak berjalan tanpa daya dengar, tanpa akuntabilitas, dan tanpa keberpihakan pada kepentingan publik.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Don't Miss

IHSG Anjlok Lagi ke Level 4.900-an, Efek MSCI Masih Menghantui

Pemuja.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan hebat pada perdagangan Senin (19/10/2026). Indeks saham Indonesia itu merosot ke level 4.900-an...

Refleksi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ekonomi dan Bencana Jadi Ujian

Pemuja.com – Dua tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalankan pemerintahan. Namun, waktu tersebut juga belum tentu cukup untuk menyelesaikan seluruh persoalan bangsa....

Related Articles

Como Menggila! Bantai Lens 9-1 di Liga Champions

Pemuja.com – Luar biasa! Como 1907 semakin mengguncang sepak bola Eropa. Setelah...

SBY Resah Politik Indonesia Makin Liar, Singgung Konflik Elite

Pemuja.com – Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan keresahannya...

Abdul El-Sayed Cetak Sejarah Jadi Senat Muslim Pertama AS

Pemuja.com – Sejarah baru tercipta dalam politik Amerika Serikat. Abdul El-Sayed berhasil...

Jokowi Tunjukkan Ijazah S1 UGM di Sidang Roy Suryo

Pemuja.com – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah asli miliknya...