Pemuja.com – Patrick Kluivert, legenda sepak bola Belanda, resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
Keputusan ini diumumkan oleh PSSI melalui pernyataan resmi di laman federasi, menyusul kegagalan skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Kegagalan Timnas Membuat Patrick Kluivert Di Pecat?
Kluivert menandatangani kontrak dua tahun dengan PSSI pada 2024, membawa harapan besar akan revolusi gaya bermain dan peningkatan prestasi internasional.
Namun, harapan itu pupus setelah Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak dalam putaran keempat kualifikasi Grup B. Hasil tersebut memastikan Indonesia tersingkir dari jalur menuju Piala Dunia.
PSSI menyatakan bahwa pemutusan kerja sama tersebut dilakukan secara mutual termination, tanpa kewajiban kompensasi sisa kontrak.
“Pengakhiran kerja sama ini mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pengembangan tim nasional,” tulis PSSI.

Dampak dan Evaluasi Menyeluruh
Tak hanya Kluivert, seluruh jajaran pelatih Timnas Indonesia, termasuk level U23 dan U20, juga diberhentikan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap sistem kepelatihan nasional. Langkah ini menandai akhir era pelatih asing asal Belanda yang sempat menjadi tren di tubuh PSSI.
Kontroversi Pemecatan Patrick Kluivert
Pemecatan Kluivert juga diwarnai isu panas. Andre Rosiade, penasehat Semen Padang, mengungkap dugaan adanya dua sosok berinisial “S” yang disebut-sebut mengendalikan Timnas Indonesia dari balik layar.
Ia menegaskan bahwa pernyataannya bukan fitnah, melainkan bentuk evaluasi demi transparansi dan perbaikan.
Belum ada pengumuman resmi soal pengganti Kluivert. Namun, PSSI disebut tengah mempertimbangkan pelatih lokal maupun asing yang lebih memahami karakter pemain Indonesia dan mampu membangun fondasi jangka panjang.
Leave a comment