Home Berita Kementan Genjot Rehabilitasi Sawah Pascabencana Sumatera
BeritaNasionalOtomotif

Kementan Genjot Rehabilitasi Sawah Pascabencana Sumatera

Share
Sawah
Share

Pemuja.com – Kementerian Pertanian (Kementan) menggenjot proses rehabilitasi lahan persawahan di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menyusul bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di tiga provinsi tersebut.

Laporan internal Kementan mencatat sawah terdampak hampir 100.000 hektare dengan tingkat kerusakan beragam.

Kementan : Percepatan Rehabilitasi Disiapkan Sejak Januari

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah telah memasuki fase percepatan rehabilitasi untuk memastikan lahan pertanian kembali produktif dan produksi pangan nasional tidak terganggu.

“Hari ini saatnya kita rehabilitasi sawah, irigasi, dan seterusnya. Kami lihat laporan total kerusakan kurang lebih total ketiga provinsi kurang lebih 100 ribu hektare.

Insya Allah kita kerjakan mulai yang ringan, sedang, baru terakhir yang berat,” ujar Amran saat meninjau proses rehabilitasi di Desa Pinto Makmur, Aceh Utara.

Program rehabilitasi ditargetkan berjalan intensif pada Januari hingga Februari 2026, dengan prioritas pekerjaan di lahan yang rusak ringan dan sedang.

Tahap awal ditargetkan mencakup sekitar 13.708 hektare sawah, tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Skema Padat Karya Bantu Petani

Untuk mempercepat pemulihan sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat setempat, Kementan menerapkan skema padat karya.

Dalam skema ini, pemilik lahan bekerja secara langsung di rehabilitasi sawah mereka dengan dibayar upah harian oleh pemerintah pusat.

“Rakyat yang bekerja, yang punya sawah bekerja. Upahnya dibayar oleh pusat,” kata Amran menjelaskan prinsip program tersebut.

Kementan juga menyiapkan bantuan benih padi gratis beserta sarana produksi lain seperti pupuk dan alat mesin pertanian untuk mendukung proses penanaman kembali setelah lahan berhasil direhabilitasi.

Upaya Normalisasi dan Dukungan Anggaran

Selain rehabilitasi sawah, pemerintah terus melakukan normalisasi sungai dan saluran irigasi untuk memastikan air dapat mengalir optimal ke persawahan yang direhabilitasi.

Di Sumatera Barat, tahap awal dilakukan dengan mengeruk pasir dan kayu sisa banjir bandang November 2025 yang menutup sawah.

Kementan menyiapkan anggaran awal rehabilitasi, termasuk Rp148,53 miliar pada tahap pertama untuk tiga provinsi terdampak.

Pemerintah pusat juga masih mengusulkan tambahan anggaran guna mempercepat pemulihan secara menyeluruh.

Kementan Siap Jaga Ketahanan Pangan dan Pendapatan Petani

Mentan Amran menegaskan bahwa rehabilitasi sawah pasca-bencana adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus melindungi pendapatan petani lokal yang terdampak.

Pemerintah berharap, dengan percepatan ini, proses tanam bisa berjalan sesuai kalender tanam yang ditetapkan dan hasil produksi tetap optimal.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Spanyol Juara Piala Dunia 2026!

Pemuja.com – Hari yang akan dikenang sepanjang sejarah sepak bola akhirnya menjadi milik Spanyol. Di hadapan puluhan ribu penonton yang memenuhi New York...

Inggris Sikat Prancis 6-4, Jadi Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

Pemuja.com – Timnas Inggris menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil manis. The Three Lions memastikan diri finis di posisi ketiga setelah...

Related Articles

Utang Kopdes Capai Rp240 Triliun, Purbaya Pastikan Cicilan Tepat Waktu

Pemuja.com – Pemerintah memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan menanggung...

Kebakaran Bromo Meluas hingga 80 Hektare, Akses Dibatasi

Pemuja.com – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger...

Putusan Praperadilan Roy Suryo Jilid III Dibacakan Hari Ini

Pemuja.com – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dijadwalkan membacakan putusan sidang praperadilan jilid...

Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus 2026

Pemuja.com – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjadwalkan sidang perdana dua permohonan...