Home Berita Amerika Serang Iran: Trump Klaim Hancurkan Tiga Situs Nuklir
BeritaInternasionalNasional

Amerika Serang Iran: Trump Klaim Hancurkan Tiga Situs Nuklir

Share
Situs Nuklir
Dampak Serangan Amerika ke Iran
Share

Pemuja.com – Dunia kembali diguncang oleh eskalasi militer besar setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa militer AS telah melancarkan serangan udara terhadap tiga situs nuklir utama di Iran.

Dalam pernyataan resminya, Trump menyebut serangan ini sebagai “operasi militer yang sangat berhasil” dan menegaskan bahwa pesawat pengebom siluman B-2 Spirit telah digunakan untuk menghancurkan fasilitas di Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Serangan ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel, yang sebelumnya telah terlibat dalam pertempuran udara selama lebih dari seminggu.

Datangnya Serangan Amerika

Trump menyatakan bahwa tujuan utama dari serangan ini adalah untuk menghentikan potensi ancaman nuklir dari Teheran, yang menurutnya “merupakan sponsor teror nomor satu di dunia”.

Menurut laporan dari berbagai sumber, enam unit B-2 Spirit dikerahkan dari pangkalan militer AS di luar negeri.

Pesawat ini menjatuhkan bom penghancur bunker GBU-57A/B, yang dirancang khusus untuk menembus fasilitas bawah tanah seperti yang ada di Fordow.

Selain itu, rudal jelajah Tomahawk juga diluncurkan dari kapal selam Angkatan Laut AS untuk menyerang situs di Natanz dan Isfahan.

Trump menyampaikan ucapan selamat kepada militer AS melalui platform media sosialnya dan menyatakan bahwa “semua pesawat telah kembali dengan selamat.”

Ia juga menambahkan bahwa “sekarang saatnya untuk perdamaian,” meskipun Iran belum memberikan respons militer langsung terhadap serangan tersebut.

Dampak Serangan Amerika

Sementara itu, pihak Iran melalui kantor berita IRNA menyatakan bahwa tidak ada kontaminasi radioaktif yang terdeteksi di lokasi yang diserang.

Mereka juga mengklaim bahwa sebagian besar bahan aktif telah dipindahkan sebelum serangan terjadi.

Serangan ini menandai titik balik baru dalam konflik geopolitik di Timur Tengah, dengan banyak pihak internasional menyerukan deeskalasi dan kembali ke jalur diplomasi.

Namun, dengan meningkatnya ketegangan dan belum adanya respons resmi dari Teheran, dunia kini menanti langkah selanjutnya dari kedua belah pihak.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Prabowo Minta Zulhas Jaga Harga Sembako selama Ramadan

Pemuja.com – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/3/2026). Pertemuan itu membahas stabilitas...

Trump: Perang Di Iran Diperkirakan Makan Waktu Empat Minggu

Pemuja.com – Presiden Donald Trump menyatakan bahwa konflik militer Amerika Serikat dengan Republik Islam Iran diperkirakan bisa berlangsung hingga sekitar empat minggu. Ini...

Related Articles

Trump Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik Iran dalam 48 Jam

Pemuja.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran....

Video Netanyahu Viral di Medsos, Serukan Dunia Hadapi Iran

Pemuja.com – Sebuah video yang menampilkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, viral...

Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 24 Maret

Pemuja.com – PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan...

Iran Rilis Video Tembak Jet F-35, AS Sebut Jet Mendarat Darurat

Pemuja.com – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran merilis...