Home Berita Libur Nataru 2025, Yogyakarta Diprediksi macet Parah
BeritaNasional

Libur Nataru 2025, Yogyakarta Diprediksi macet Parah

Share
Kawasan Malioboro Terpantau Macet Parah
Share

Pemuja.com – Libur Natal dan Tahun Baru 2025-2026 membawa berkah bagi sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta, namun juga menimbulkan persoalan serius berupa kemacetan parah.

Kementerian Perhubungan memprediksi sekitar 7 juta orang akan masuk ke Kota Yogyakarta selama periode libur Nataru.

Lonjakan wisatawan ini membuat sejumlah area di DIY padat merayap, terutama di kawasan Malioboro, Tugu, hingga akses keluar-masuk kota.

Titik Rawan Kemacetan Yogyakarta

Kawasan Malioboro menjadi pusat perhatian karena menjadi magnet utama wisatawan. Jalan-jalan di sekitarnya dipenuhi kendaraan pribadi dan bus pariwisata, sementara simpul lalu lintas di Tugu Yogyakarta juga mengalami antrean panjang.

Jalur arteri seperti Jalan Solo menuju Bandara Adisutjipto hingga kawasan Prambanan turut mengalami pembatasan akses oleh Polda DIY untuk mencegah kemacetan parah. Ringroad Utara dan Selatan pun tak luput dari kepadatan karena menjadi jalur utama keluar-masuk DIY.

Upaya Pemerintah dan Kepolisian

Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Polresta menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Malioboro dan sekitarnya.

Kendaraan yang akan masuk ke Malioboro dialihkan melalui Jalan Abu Bakar Ali, sementara Polda DIY menerapkan pembatasan dan penutupan sejumlah akses di Jalan Solo hingga Prambanan sebagai bagian dari Operasi Lilin Progo 2025.

Personel tambahan ditempatkan di simpul-simpul kemacetan untuk mengatur arus kendaraan dan menjaga kelancaran lalu lintas.

Kemacetan 2 Arah di Area Yogyakarta

Imbauan untuk Wisatawan Yogyakarta

Pemerintah mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak di jam puncak sore dan malam.

Penggunaan jalur alternatif serta transportasi umum seperti kereta dan bus antarkota dianggap sebagai pilihan bijak untuk mengurangi beban jalan raya.

Meski kemacetan menjadi tantangan besar, antusiasme masyarakat untuk berlibur di Yogyakarta tetap tinggi, menjadikan kota ini sebagai salah satu destinasi favorit di momen pergantian tahun.

Baca Artikel Lainnya

Baca Juga : https://pemuja.com/2025/11/10/pemerintah-pertimbangkan-pembatasan-game-kekerasan-setelah-kasus-sman-72

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

MBG Disorot, Antara Gizi dan Beban Anggaran

Pemuja.com – Kejanggalan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bermunculan dari daftar pengadaannya. Di saat fokus utama seharusnya pada pemenuhan kebutuhan pangan,...

UU PPRT Resmi Disahkan: Ini Poin-Poin Penting Pentingnya

Pemuja.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna di...

Related Articles

Tragedi Bus ALS Vs Truk Tangki di Sumsel, 16 Orang Tewas

Pemuja.com – Kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk...

Daftar Homeless Media Yang Digandeng Bakom RI

Pemuja.com – Pemerintah melalui Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI resmi menggandeng sejumlah...

Zelensky Ancam Balas Serangan Rusia saat Victory Day

Pemuja.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan negaranya siap membalas setiap serangan...

Bakom RI Gandeng Homeless Media, Banyak yang Menolak

Pemuja.com – Pemerintah melalui Bakom RI menggandeng “homeless media” atau media digital...