Home Berita BREAKING NEWS : Longsor Dahsyat Terjadi di Bandung Barat
BeritaNasional

BREAKING NEWS : Longsor Dahsyat Terjadi di Bandung Barat

Share
Longsor Dahsyat Di Bandung Barat
Share

Pemuja.com – Berita duka datang dari kabupaten Bandung Barat, ketika warga sedang terlelap tidur, bencana tanah longsor besar mengguncang sebagian permukiman di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Longsor ini menerjang dua kampung, yaitu kampung Pasirkuning dan Babakan setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama dua hari.

Permukiman Tersapu Material Longsor

Material tanah dan bebatuan dari perbukitan di kaki Gunung Burangrang meluncur deras ke pemukiman warga, meratakan puluhan rumah dan memutus akses jalan di sejumlah titik terdampak. Berdasarkan laporan awal, sekitar 30 rumah warga tertimbun material longsor.

Data Korban: 6 Meninggal, 21 Selamat, 84 Masih Dicari

Pendataan terakhir dari tim di lapangan menunjukkan angka yang mencengangkan:

  • 6 orang ditemukan meninggal dunia dan telah dievakuasi dari bawah timbunan.
  • 21 orang berhasil ditemukan selamat dan ditangani di posko desa maupun puskesmas.
  • 84 orang masih dinyatakan hilang atau belum dipastikan keberadaannya.

“Jadi datanya ini masih bergerak, terbaru 6 orang meninggal dunia, 21 dilaporkan selamat, terus ada 84 orang masih dicari sampai saat ini,” ujar Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (24/1/2026).

Pendataan Korban Longsor Masih Berlangsung

Nur Awaludin menegaskan bahwa data korban masih bersifat sementara dan dinamis, karena tim masih terus melakukan verifikasi.

Ia juga menyampaikan bahwa sebagian warga yang rumahnya berada di radius 100 meter dari titik longsor telah diungsikan demi keselamatan mereka.

“Jumlah data masih bisa berubah, kita terus monitor dari posko kantor desa.” tambahnya ketika menjelaskan kondisi pencarian.

Longsor Bandung Barat

Evakuasi Korban Longsor di Medan Berat

Tim SAR gabungan dari BPBD Jawa Barat, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan lain masih bekerja di tengah medan yang berat, cuaca buruk, dan ancaman longsor susulan.

Langkah pencarian dilakukan dengan kombinasi alat berat dan metode manual di lokasi yang sulit dijangkau. Warga sekitar yang rumahnya terdampak juga tengah diungsikan ke lokasi aman, mengikuti arahan petugas.

Status Darurat dan Imbauan Warga

Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat bencana, dengan upaya fokus pada pencarian korban dan pengamanan area rawan.

Penduduk di sekitar lereng perbukitan juga diimbau untuk menjauhi zona bahaya sambil menunggu kondisi cuaca membaik.

Baca Artikel Lainnya

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI

Pemuja.com – Thomas Djiwandono telah resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026–2031, menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri dari...

KSAL Konfirmasi 23 Personel TNI Jadi Korban Longsor di Cisarua

Pemuja.com – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengonfirmasi bahwa 23 personel Korps Marinir TNI AL terdampak dan menjadi...

Related Articles

Zelensky Siap Lepas Wilayah ke Rusia demi Gencatan Senjata?

Pemuja.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dilaporkan mempertimbangkan opsi menyerahkan sebagian wilayah...

TNI Siap Dikirimkan Ke Gaza Sebagai Pasukan Perdamain?

Pemuja.com – Pemerintah Indonesia membuka kemungkinan pengiriman personel Tentara Nasional Indonesia (TNI)...

Banjir Bandang Hantam Babakan Madang, Sentul

Pemuja.com – Bencana hidrometeorologi masih menjadi ancaman saat musim hujan tiba. Hujan...

Prabowo Akan Teken Kesepakatan Tarif Dagang dengan AS

Pemuja.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto direncanakan akan menandatangani kesepakatan tarif...