Home Berita Uranium Ditemukan di Kalbar, Pemerintah Bergerak
BeritaNasional

Uranium Ditemukan di Kalbar, Pemerintah Bergerak

Share
PLTN menggunakan uranium
Share

Pemuja.com – Cadangan uranium ditemukan di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, dengan estimasi mencapai 24.112 ton.

Kegunaan Mineral Radioaktif Tersebut

Penemuan ini menjadi sorotan nasional karena potensinya dalam mendukung energi nuklir di masa depan.
Uranium merupakan bahan bakar utama dalam reaktor nuklir untuk menghasilkan energi bersih dan efisien.
Pemerintah menilai temuan ini sebagai peluang strategis dalam transisi menuju energi rendah karbon.

Respons Pemerintah Pusat

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menyatakan pemerintah sedang menyusun peraturan pengelolaan uranium. Peraturan Pemerintah (PP) akan menjadi dasar hukum pemurnian dan pengolahan bahan radioaktif tersebut.

Yuliot menegaskan bahwa pengelolaan uranium memerlukan pengawasan ketat dan regulasi yang komprehensif.Pemerintah juga menyiapkan tata perizinan untuk wilayah usaha pertambangan radioaktif secara hati-hati.

Keterlibatan Lintas Lembaga

Pengelolaan uranium akan melibatkan BRIN, Bapeten, dan Kementerian Lingkungan Hidup.
Ketiga lembaga ini akan memastikan aspek keselamatan, lingkungan, dan teknologi terpenuhi.

Pemerintah menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam pengawasan bahan radioaktif.
Langkah ini bertujuan mencegah penyalahgunaan dan memastikan pemanfaatan yang bertanggung jawab.

Potensi Energi Masa Depan

Dalam RUPTL 2025–2034, uranium masuk sebagai sumber energi alternatif bersama air dan biomassa.
PLN mencatat Kalimantan Barat sebagai wilayah strategis untuk pengembangan energi nuklir nasional.

Pemerintah mempertimbangkan pembangunan PLTN di Kalimantan mulai tahun 2027 mendatang.
Target operasional PLTN pertama Indonesia ditetapkan pada tahun 2032.

Tanggapan Daerah

Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson, menyatakan belum ada izin pertambangan uranium yang diajukan.
Ia menegaskan bahwa kewenangan penuh atas Mineral Tersebut berada di tangan pemerintah pusat.

Pemerintah daerah siap mendukung jika pengelolaan dilakukan sesuai aturan dan prinsip keberlanjutan.
Masyarakat lokal diharapkan dilibatkan dalam sosialisasi dan pengawasan proyek energi nuklir.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Bandara Soetta Belum Dibuka, 1.039 Penerbangan dan 166 Ribu Penumpang Terdampak

Pemuja.com – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) masih belum beroperasi pada Senin (7/9/2026) pagi. Penutupan akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau kembali...

Penutupan Bandara Soetta Molor Lagi, Penumpang Harus Tunggu hingga 17.30 WIB

Pemuja.com – Harapan calon penumpang untuk kembali terbang siang ini kembali tertunda. Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga Minggu (6/9/2026) siang belum dibuka setelah penutupan...

Related Articles

Moskow Dihantam Ribuan Drone, Rusia Akan Balas Dendam

Pemuja.com – Rusia menyatakan akan meningkatkan serangan terhadap target militer di Kyiv...

Kantor Summarecon Bogor Digeledah KPK, Akankah Menyeret Sang Menteri?

Pemuja.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bergerak dalam penyidikan dugaan suap...

Update Hari ke-9 KM Virgo 8 Tenggelam, 123 Korban Masih Dicari

Pemuja.com – Berita terbaru datang dari pencarian korban KMP Virgo Transport 8...

AI Kini Punya Tubuh, Pameran Robot China Buktinya

Pemuja.com – Perkembangan robot berbasis kecerdasan buatan atau AI semakin cepat. Saat...