Home Berita PDIP Bentuk Tim Hukum Khusus untuk Bela Hasto Kristiyanto
BeritaKriminalNasional

PDIP Bentuk Tim Hukum Khusus untuk Bela Hasto Kristiyanto

Share
TIm Pembela Hasto Kristiyanto
Share

Pemuja.com – Dalam langkah yang menjadi sorotan publik, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hari ini mengumumkan pembentukan tim hukum khusus untuk mendampingi Sekretaris Jenderal mereka, Hasto Kristiyanto.

Langkah ini diambil sebagai respons atas kasus hukum yang sedang dihadapi Hasto, yang melibatkan dugaan suap dan perintangan penyidikan.

Tim ini terdiri dari sejumlah pengacara ternama yang memiliki reputasi tinggi di bidang hukum.

Ketua DPP PDIP Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional, Ronny Talapessy, menjelaskan bahwa tim ini dirancang untuk memberikan dukungan penuh kepada Hasto dalam menghadapi proses hukum yang akan segera dimulai.

“Kami percaya bahwa setiap individu, termasuk kader kami, berhak mendapatkan pembelaan hukum yang adil. Tim ini adalah wujud komitmen kami terhadap prinsip keadilan,” ujar Ronny dalam konferensi pers di Jakarta.

Febri Diansyah, Mantan Jubir KPK Menjadi Tim Pembela Hasto

Isi Tim Hukum Pendamping Hasto Kristiyanto

Tim hukum ini terdiri dari 17 pengacara, termasuk beberapa nama besar di dunia hukum Indonesia. Salah satu anggota tim adalah Prof. Dr. Todung M. Lubis, S.H., LL.M., seorang pakar hukum yang dikenal luas atas kontribusinya dalam reformasi hukum di Indonesia.

Selain itu, Maqdir Ismail, seorang pengacara senior dengan pengalaman panjang dalam menangani kasus-kasus besar, juga turut bergabung.

Yang menarik perhatian publik adalah kehadiran Febri Diansyah, mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang kini menjadi bagian dari tim pembela Hasto.

Kasus yang melibatkan Hasto Kristiyanto mencakup dugaan suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019–2024.

Hasto diduga mengatur pemberian suap kepada anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memuluskan proses PAW tersebut. Selain itu, ia juga diduga terlibat dalam upaya perintangan penyidikan yang dilakukan oleh KPK.

Langkah PDIP ini memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Sebagian melihatnya sebagai bentuk solidaritas partai terhadap kadernya, sementara yang lain mempertanyakan dampaknya terhadap citra PDIP di mata publik.

Namun, partai menegaskan bahwa pembentukan tim hukum ini bukan hanya untuk membela Hasto, tetapi juga untuk menegakkan prinsip-prinsip demokrasi dan konstitusi di Indonesia.

Persidangan akan dimulai pada Jumat, 14 Maret 2025, publik menanti langkah-langkah hukum yang akan diambil oleh tim pembela Hasto Kristiyanto.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Korupsi MBG Makin Panas, Polisi Aktif Pejabat BGN Jadi Tersangka Baru

Pemuja.com – Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) terus melebar. Kejaksaan Agung kini menetapkan...

Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan Sabtu, Apakah Akan Diraih Para Tim Unggulan?

Pemuja.com – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 akhirnya memasuki rangkaian pertandingan terakhir besok. Sesuai prediksi, 3 laga yang digelar pada Jumat (3/7)...

Related Articles

Pengacara Don Ritto Kalim Emas 74 Kg dan Uang Punya Yayasan

Pemuja.com – Kuasa hukum Don Ritto, Handika Honggowongso, menyatakan uang tunai dan...

Iran Beri Serangan ke Arab Saudi, Incar Pangkalan Militer AS

Pemuja.com – Konflik di Timur Tengah kembali memanas, Iran dilaporkan memperluas operasi...

Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung Hari Ini

Pemuja.com – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menjadwalkan pelimpahan...

Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Pemuja.com – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum...