Home Berita Upacara 17 Agustus 2025: Di Jakarta Bukan Di IKN, Kenapa?
BeritaNasional

Upacara 17 Agustus 2025: Di Jakarta Bukan Di IKN, Kenapa?

Share
Upacara
Upacara bendera merah putih tahun lalu menyambut Hut Ri ke 79
Share

Pemuja.com – Pemerintah Indonesia resmi menetapkan bahwa Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia akan dilaksanakan di Istana Merdeka, Jakarta, bukan di IKN Kalimantan Timur seperti tahun sebelumnya.

Keputusan ini diambil langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan pertimbangan utama bahwa pembangunan infrastruktur di IKN belum rampung dan belum siap mendukung acara kenegaraan berskala besar.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pemerintah mengikuti arahan Presiden dan memprioritaskan penyelesaian konstruksi di IKN sebelum menggelar acara besar di sana.

Alasan Pemindahan Lokasi

Beberapa alasan utama pemindahan lokasi upacara ke Jakarta karena Infrastruktur IKN belum siap, Fasilitas akomodasi, transportasi, dan keamanan belum memadai untuk menyelenggarakan acara nasional.

Efisiensi anggaran juga menjadi faktor upacara kembali di Jakarta, dinilai lebih hemat dibandingkan memaksakan pelaksanaan di IKN yang masih dalam tahap pembangunan.

Secara formal, Jakarta masih menjadi ibu kota negara, sehingga pelaksanaan upacara kenegaraan di sana dianggap lebih tepat.

Rangkaian Upacara

Acara tersebut akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka. Panitia nasional telah dibentuk oleh Menteri Sekretaris Negara, dan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) telah diseleksi oleh BPIP.

Sementara itu, IKN akan tetap menggelar upacara terbatas yang diikuti oleh unsur Otorita IKN di Istana Garuda.

Tema dan Logo HUT RI ke-80

Pemerintah berencana meluncurkan tema dan logo resmi HUT RI ke-80 dalam waktu dekat. Peluncuran ini akan dilakukan oleh Presiden dan disosialisasikan melalui berbagai kanal, termasuk kegiatan Car Free Day di Jakarta.

Pengamat politik M. Jamiluddin Ritonga menyebut keputusan Prabowo sebagai langkah proporsional dan tidak dipaksakan, berbeda dengan pelaksanaan di IKN tahun lalu yang dinilai terlalu ambisius. Ia menekankan bahwa pelaksanaan upacara di ibu kota negara adalah hal yang wajar dan logis.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

MBG Disorot, Antara Gizi dan Beban Anggaran

Pemuja.com – Kejanggalan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bermunculan dari daftar pengadaannya. Di saat fokus utama seharusnya pada pemenuhan kebutuhan pangan,...

UU PPRT Resmi Disahkan: Ini Poin-Poin Penting Pentingnya

Pemuja.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna di...

Related Articles

Tragedi Bus ALS Vs Truk Tangki di Sumsel, 16 Orang Tewas

Pemuja.com – Kecelakaan maut antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk...

Daftar Homeless Media Yang Digandeng Bakom RI

Pemuja.com – Pemerintah melalui Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI resmi menggandeng sejumlah...

Zelensky Ancam Balas Serangan Rusia saat Victory Day

Pemuja.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan negaranya siap membalas setiap serangan...

Bakom RI Gandeng Homeless Media, Banyak yang Menolak

Pemuja.com – Pemerintah melalui Bakom RI menggandeng “homeless media” atau media digital...