Home Berita Kunjungan Presiden ke Sumbar, Warga Terpencil Masih Menunggu Bantuan
BeritaNasional

Kunjungan Presiden ke Sumbar, Warga Terpencil Masih Menunggu Bantuan

Share
Butuh Perubahan, Bukan Hanya Kunjungan
Butuh Perubahan, Bukan Hanya Kunjungan
Share

Pemuja.com – Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat sepanjang akhir November hingga Desember 2025 meninggalkan dampak besar.

Data pemerintah daerah mencatat 246 orang meninggal dunia, puluhan lainnya masih dalam pencarian, serta ribuan warga mengungsi akibat rumah rusak dan akses wilayah terputus.

Sejumlah kabupaten terdampak parah, di antaranya Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar. Kondisi tersebut mendorong Presiden Prabowo Subianto kembali turun langsung ke lapangan.

Presiden melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada Rabu hingga Kamis, 17–18 Desember 2025, untuk memastikan penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan warga.

Agenda Kunjungan

Presiden Prabowo tiba di Bandara Internasional Minangkabau pada Rabu sore, 17 Desember 2025. Tanpa agenda seremonial panjang, Presiden langsung melanjutkan kunjungan ke wilayah terdampak pada keesokan harinya.

Pada Kamis, 18 Desember 2025, Prabowo meninjau posko pengungsian di Palembayan, Kabupaten Agam. Di lokasi ini, Presiden melihat langsung kondisi pengungsi dan distribusi bantuan. Prabowo menekankan agar kebutuhan dasar warga, terutama logistik, layanan kesehatan, dan air bersih, tidak boleh terlambat.

Agenda dilanjutkan ke Kabupaten Padang Pariaman. Di wilayah ini, Presiden meninjau pembangunan jembatan Bailey di Padang Mantuang.

Jembatan darurat tersebut dipasang untuk menggantikan jembatan permanen yang ambruk diterjang banjir. Jalur ini menjadi akses penting bagi warga dan jalur distribusi bantuan.

Prabowo meminta pengerjaan jembatan Bailey dipercepat, namun tetap mengutamakan keselamatan. Ia menilai pemulihan konektivitas menjadi kunci agar aktivitas warga bisa kembali berjalan dan ekonomi lokal tidak semakin terpuruk.

Sebagai bagian dari pemulihan, pemerintah menyiapkan pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak. Di Sumatera Barat, tercatat sekitar 2.500 unit hunian sementara direncanakan dibangun di sejumlah titik terdampak, terutama di Kabupaten Agam dan Padang Pariaman.

Presiden meminta agar pembangunan hunian sementara tidak molor dan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan, agar warga tidak terlalu lama bertahan di tenda darurat.

Presiden juga meninjau jalur nasional di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar. Jalur Padang–Bukittinggi ini sempat terputus akibat longsor dan menjadi perhatian karena rawan bencana susulan. Prabowo meminta perbaikan dilakukan dengan perhitungan matang agar kejadian serupa tidak terulang.

Pesan Presiden dan Momen di Pengungsian

Dalam sejumlah pernyataan di lapangan, Prabowo menegaskan bahwa negara harus hadir nyata saat rakyat tertimpa musibah. Penanganan bencana, menurutnya, tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi harus berlanjut hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

Di sela-sela kunjungan, suasana sempat mencair ketika Prabowo mencicipi nasi goreng yang dimasak warga di lokasi pengungsian. Momen tersebut menjadi gambaran sederhana kedekatan Presiden dengan warga, sekaligus menunjukkan semangat bertahan masyarakat di tengah keterbatasan.

Prabowo juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia meminta agar proses administrasi tidak menjadi penghambat penyaluran bantuan maupun pembangunan infrastruktur darurat.

Kunjungan Wakil Presiden

Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga melakukan kunjungan terbarunya di Aceh. Dalam kunjungan tersebut, Gibran menjanjikan pemasangan Starlink sebagai penyediaan fasilitas internet bagi warga terdampak bencana agar dapat berkomunikasi dan mengakses informasi.

Pernyataan itu menuai kritik dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Ia menilai fasilitas internet di lokasi bencana seharusnya langsung diwujudkan, bukan sekadar dijanjikan.

Dalam situasi darurat, menurut Susi, kehadiran alat dan layanan jauh lebih dibutuhkan dibandingkan pernyataan di depan publik.

Ujian Lapangan di Balik Kunjungan

Meski kunjungan Presiden dinilai menunjukkan kehadiran negara, kritik mulai bermunculan dari masyarakat. Sejumlah pihak menilai lokasi kunjungan masih terbatas pada wilayah yang relatif mudah dijangkau atau berada di jalur utama.

Di media sosial, masih beredar laporan warga di daerah terpencil Sumatera yang mengaku belum tersentuh bantuan.

Beberapa unggahan memperlihatkan kondisi warga yang kekurangan makanan, bahkan harus berjalan puluhan kilometer melewati medan sulit hanya untuk mencari bantuan atau akses logistik.

Kondisi tersebut menjadi catatan penting di tengah rangkaian kunjungan pejabat negara. Kehadiran pemerintah di lokasi bencana tidak hanya diukur dari titik yang dikunjungi dan pernyataan yang disampaikan, tetapi dari sejauh mana bantuan benar-benar menjangkau warga di pelosok yang paling terdampak.

Pemulihan Sumatera kini menjadi ujian nyata bagi pemerintah. Apakah kehadiran negara mampu menembus wilayah-wilayah terisolasi, atau justru berhenti di titik-titik yang mudah diliput kamera.

Bagi warga yang masih kelaparan dan terputus akses, hasil di lapangan akan jauh lebih bermakna dibandingkan rangkaian kunjungan dan janji percepatan semata.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Armada Besar AS Dekati Iran, Trump Sebut Iran Ingin Negosiasi

Pemuja.com – Trump mengumumkan armada besar Angkatan Laut AS, termasuk USS Abraham Lincoln, tiba di Timur Tengah. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas...

Indonesia Gabung Board of Peace Gaza, Polemik Ikut Bermunculan

Pemuja.com – Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Indonesia resmi bergabung dengan Board of Peace (BOP). Dewan internasional ini diklaim bertujuan mendorong perdamaian dan...

Related Articles

Banjir Bandang Hantam Babakan Madang, Sentul

Pemuja.com – Bencana hidrometeorologi masih menjadi ancaman saat musim hujan tiba. Hujan...

Prabowo Akan Teken Kesepakatan Tarif Dagang dengan AS

Pemuja.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto direncanakan akan menandatangani kesepakatan tarif...

Presiden Prabowo Direncanakan Hadiri KTT Board of Peace

Pemuja.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto direncanakan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi...

Kejagung Bongkar Modus Manipulasi Ekspor Sawit

Pemuja.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan korupsi besar dalam kegiatan ekspor...