Home Berita Pembangunan Huntara Pacu Pemulihan Aceh Tamiang
BeritaNasional

Pembangunan Huntara Pacu Pemulihan Aceh Tamiang

Share
Share

Pemuja.com – Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang terus menunjukkan progres signifikan sejak dimulai pada akhir Desember 2025.

Proyek ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam upaya pemulihan pascabanjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut, sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat.

Percepatan pembangunan ditandai dengan kerja nonstop 24 jam oleh kontraktor BUMN yang tergabung dalam program Danantara Indonesia.

Hingga awal Januari 2026, puluhan hingga ratusan unit Huntara telah berdiri, dengan target awal 600 unit di Aceh Tamiang yang direncanakan diserahkan pada 8 Januari 2026 kepada pemerintah daerah.

Selanjutnya, proyek akan diperluas sampai mencapai 15.000 unit Huntara di beberapa provinsi terdampak dalam kurun waktu tiga bulan ke depan.

Progres Fisik dan Target Penyelesaian Huntara

Menurut laporan terbaru dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), progres pembangunan Huntara di Aceh Tamiang telah mencapai sekitar 75 persen.

Huntara dengan tujuh blok bangunan direncanakan dapat menampung puluhan keluarga, projek ini direncanakan rampung pada 10 Januari 2026.

Projek tersebut dibangun menggunakan sistem modular yang cepat dan efisien, sehingga dapat segera dihuni oleh warga terdampak.

Setiap unit Hunian dirancang aman, layak, dan dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti sanitasi, jaringan listrik, serta akses air bersih.

Kompleks hunian ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti dapur komunal, tempat ibadah, dan area bermain anak demi menunjang kenyamanan masyarakat sementara menunggu pembangunan hunian tetap.

Pemerintah dan BUMN Turut Serta dalam Penanganan

Proyek Huntara di Aceh Tamiang merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, BUMN seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, serta kontraktor BUMN Karya di bawah koordinasi Danantara Indonesia.

Peran pihak swasta dan lembaga keuangan ini mempercepat pengerjaan fisik sekaligus memastikan kualitas bangunan sesuai standar keselamatan dan kelayakan hunian.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kunjungan peninjauan langsung ke lokasi menekankan pentingnya percepatan pembangunan Huntara.

Ia menghargai kerja keras semua pihak dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal bagi keluarga terdampak bencana.

Dampak Positif: Tidak Hanya Hunian, tapi Peluang Kerja

Lebih dari sekadar menyediakan rumah sementara, pembangunan Huntara juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal dan tenaga kerja konstruksi.

Aktivitas pembangunan membutuhkan berbagai peran mulai dari tukang, tenaga logistik, pengawas lapangan hingga administrasi proyek, yang dilibatkan dalam rangka mempercepat penyelesaian hunian.

Hal ini turut menggerakkan ekonomi setempat di tengah kondisi pascabanjir yang sempat memukul aktivitas ekonomi warga.

Selain itu, keberadaan Huntara membantu mempercepat pemulihan sosial dan psikologis warga yang kehilangan tempat tinggal.

Dengan hunian yang layak dan terpadu fasilitasnya, masyarakat dapat segera kembali menjalani keseharian dengan lebih stabil.

Harapan ke Depan Huntara

Pemerintah dan pihak terkait berharap pembangunan Huntara dilakukan secara berkelanjutan dan berorientasi kebutuhan masyarakat sehingga tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal sementara, tetapi juga menjadi langkah awal bagi rehabilitasi sosial-ekonomi jangka panjang.

Para ahli menekankan pentingnya keterlibatan komunitas dalam perencanaan lanjutan pembangunan kawasan pascabencana.

Proyek Huntara Aceh Tamiang diharapkan menjadi contoh penanganan bencana sekaligus mendorong pemulihan ekonomi berkelanjutan.

Baca Artikel Lainnya :

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Don't Miss

Spanyol Juara Piala Dunia 2026!

Pemuja.com – Hari yang akan dikenang sepanjang sejarah sepak bola akhirnya menjadi milik Spanyol. Di hadapan puluhan ribu penonton yang memenuhi New York...

Inggris Sikat Prancis 6-4, Jadi Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

Pemuja.com – Timnas Inggris menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil manis. The Three Lions memastikan diri finis di posisi ketiga setelah...

Related Articles

Utang Kopdes Capai Rp240 Triliun, Purbaya Pastikan Cicilan Tepat Waktu

Pemuja.com – Pemerintah memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan menanggung...

Kebakaran Bromo Meluas hingga 80 Hektare, Akses Dibatasi

Pemuja.com – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger...

Putusan Praperadilan Roy Suryo Jilid III Dibacakan Hari Ini

Pemuja.com – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dijadwalkan membacakan putusan sidang praperadilan jilid...

Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus 2026

Pemuja.com – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjadwalkan sidang perdana dua permohonan...